MACCANEWS-Arli alias Bota warga Kupa Kecamatan Mallusetasi merusak sarana SD Kupa. Ia pun didatangi pihak anggota Polsek Mallusetasi. Bukannya menyerahkan diri, pemuda ini malah mengeluarkan badik dan melawan. Saat polisi mendekati pelaku justru makin beringas. Badik pelaku berhasil direbut Muhaimin. Karena terus mengamuk lelaki ini ditenangkan keluarganya.
Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi ini pun meninggalkan lokasi. Ia kerumah rekannya meminta bantuan. Tetapi Bota justru mendatangi rumah Muhaimin. Di rumah anggota Polsek Mallusetasi ini, Bota lagi-lagi mengamuk merusak pintu pagar. Istri Muhaimin lari ketakutan meninggalkan rumah akibat di kejar oleh Labota.
Muhaimin masih di rumah rekannya. Tak lama kemudian, muncul Bota dan lagi-lagi pelaku mengajak berkelahi sambil menghunuskan badiknya. Muhaimimn minta pelaku mundur. Tetapi tak diharaukan.
Malah terus mengamuk. Diberi tembakan peringatan tak digubris hingga iapun dilumpuhkan dengan tembakan ke arah pahanya. Korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Andi Makkasau Parepare.
Aipda Muhaimin yang di temui di kantornya di Polsek Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, Senin (15/5) membenarkan adanya warga yang dilumpuhkan karena hendak menikam dirinya dan keluarganya. (fan)
0 komentar: