Dinas Perdagangan bersama Dekranasda Kota Makassar menggelar pelatihan
anyaman bambu, di Hotel Raising, Selasa (16/7/2019).
Pj Ketua Dekranasda Kota Makassar, Murni Djamaluddin berharap kegiatan
tersebut, dapat meningkatkan keterampilan masyarakat, dan sebagai
upaya pembinaan home industry.
"Kegiatan ini multiefek, diharapkan mampu meningkatkan keterampilan
sehingga mewujudkan masyarakat yang mandiri, serta mampu menciptakan
lapangan kerja baru," ujar Murni.
Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta ini merupakan kegiatan pelatihan
anyaman bambu pertama.
Kegiatan baru digelar karena ketersediaan sumber daya alam yang ada.
Di Kelurahan Lakkang, bambu cukup memadai, sehingga dengan kreatifitas
masyarakat dapat memiliki nilai jual tinggi.
"Di Kelurahan Lakkang banyak hutan bambu, sehingga kita support, mulai
dari pelatihan hingga marketing nantinya,"katanya.
"Sama halnya dengan enceng gondok yang telah dikembangkan sebelumnya,"
ujar Murni.
Hal senada diungkapkan Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan
Sosial, Andi Irwan Bangsawan selaku narasumber saat pelatihan.
"Kegiatan ini janganlah menjadi seremoni belaka, tetapi harus
didampingi hingga pada proses pemasaran," tuturnya.
Andi Irwan Bangsawan pun meminta adanya koordinasi dengan pihak
kecamatan, agar setiap UMKM terdata di kecamatan masing-masing.
Serta disiapkan display bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Nielma Palamba mengatakan,
kegiatan tersebut digelar, karena menyadari besarnya andil usaha
keluarga untuk menopang perekonomian keluarga.
"Pelatihan ini mampu membuka lapangan kerja baru, yang diharapkan ke
depan dapat menopang perekonomian keluarga," ujarnya.
0 komentar: