MACCANEWS -- Terkait dengan keputusan DPW PPP Sulsel yang mengusung Andi Saenal sebagai Ketua DPC PPP Sinjai, sejumlah pengurus DPC dan PAC di Sinjai langsung menggelar rapat koordinasi di Kantor DPC PPP Jl. G. Bawakaraeng.
Dalam rapat yang dipimpin Ketua Majelis Pertimbangan PPP Sinjai, Andi Mappesabbi telah menyepakati bahwa pengurus DPC dan PAC menolak pengusulan DPW untuk mengusul Andi Saenal sebagai ketua DPC PPP dengan pertimbangan bahwa Andi Saenal bukan merupakan pengurus Partai PPP.
Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Andi Mappesabbi menjelaskan bahwa dari hasil rapat koordinasi menyepakati untuk menolak rencana DPW dalam pengusulan pencalonan Andi Saenal sebagai ketua DPC Kabupaten Sinjai.
"Sesuai hasil rapat, kita menyepakati untuk menolak Andi Saenal sebagai ketua DPC PPP, karena dari Anggaran Dasar, Andi Saenal tidak memenuhi kriteria persyaratan calon yang mana dicantumkan dalam ADRT pada pasal 13, jadi kita menolak, dan tetap mengacu pada Anggaran Dasar," ungkapnya.
Meskipun demikian, DPW PPP sulawesi selatan tetap menetapkan Saudara Andi Zainal - Zulkifli sebagai Ketua dan sekretaris DPC PPP Kabupaten Sinjai. Hal ini di ungkapkan Wakil Ketua Bidang Politik dan Bappilu PPP sulsel, Rizal syarifuddin. Kamis (27/9/2016).
Menurut Rizal, DPW PPP sulsel telah memutuskan dan menetapkan saudara Andi zainal dan Zulkifli sebagai Ketua dan Sekretaris PPP Sinjai sesuai dengan mekanisme permusyawaratan partai. Ada 5 orang formatur, 3 mendukung paket Andi Zainal - Zulkifli, saya kira sudah legitimate. Untuk di definitifkan menjadi ketua dan sekretaris PPP Kabupaten Sinjai.
Sementara menanggapi tuduhan DPW PPP sulsel yang dinilai melanggar AD/ART, Rizal beranggapan itu reaksi emosional sesaat. "Harus dibaca utuh terkait persyaratan calon ketua DPC, Pasal 13, Calon ketua DPC harus pernah menjadi pengurus 1 periode ditingkatannya. Dan Atau Anggota Ormas yang berfusi dengan PPP seperti (NU, Muhammadiyah, Persis). Dan Atau anggota legislatif (Anggota FPPP DPRD), Eksekutif di tingkatannya. Jadi sudah jelas, Saudara Andi Zainal adalah anggota fraksi PPP DPRD Sinjai," ujar Rizal
Lebih lanjut, Rizal mengatakan, dua formatur mendukung saudara Asdy, yaitu Andi Mappisabbi dan Asdy sendiri mewakili utusan formatur DPC. Dalam pandangan DPW PPP sulsel, saudara Asdy tidak berkedudukan di Ibukota Kabupaten Sinjai, artinya tidak sepenuhnya mempunyai waktu mengurus PPP.
"Bagaimana seorang ketua DPC PPP Kabupaten sinjai tapi tidak berkedudukan di ibukota kabupaten? itulah salah satu pertimbangan DPW PPP sulsel mengambil keputusan menetapkan saudara Andi Zainal sebagai ketua DPC PPP Kabupaten Sinjai," tutup Rizal
Sebagai kader yg baik kita harus menghormati keputusan DPW, dan soal riak riak penolakan terhadap A. Saenal mari kita sudahi dan solidkan barisan untuk membesarkan partai berlambang Ka'bah ini. setelah meninggalnya ayahanda tercinta H.Zulfikar Hamid, SE (Ketua DPC PPP Sinjai), kita memang membutuhkan tokoh sekaliber A. Saenal untuk menahkodai partai ini.
Hal senada juga disampaikan, Nur Amal yang merupakan Formatur Unsur DPW PPP Sulsel, Ia mengatakan bahwa langkah yang dilakukan DPW sudah benar dan tidak sedikitpun melanggar aturan apalagi melanggar AD/ART.
Dan terkait dengan persoalan DPC yang melakukan rapat koordinasi penolakan Andi Saenal sebagai Ketua DPC PPP Sinjai, Nur Amal menilai bahwa rapat tersebut tidak bisa dikatakan rapat koordinasi, pasalnya mereka tidak melakukan penyampaian terlebih dahulu ke DPW.
"Bukan rapat koordinasi itu dinda, mungkin rapat biasa, karna tidak ada penyampaian ke DPW terkait rapat tersebut," tuturnya. (R17/acl/Jn)
0 komentar: