MACCANEWS - Jajaran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya dan Sastra (Sedaya) STIE Muhamadiyah Mamuju, menuding Ketua KNPI Mamuju Tengah, sama sekali tak mengerti kesenian.
Hal ini berdasar pada pemberhentian sepihak pementasan yang dilaksanakan UKM Sedaya pada dialog HUT Mateng berdasarkan undangan resmi pihak panitia kegiatan. Sementara Ketua KNPI Mateng yang juga tamu undangan memotong jalannya pementasan yang masih dinikmati para hadirin lainnya.
"Tabe andi udde dikua manarang ampe u’de mato bara-bara’ yaku nakeke kia tomo, kalau pementasan seperti ini bisa jiki juga dan masih banyak pembahasan yang lebih penting dari ini," ucap seorang pengurus UKM Sedaya menirukan perkataan ketua KNPI.
Ketua Umum UKM Sedaya, Indra mengatakan, tindakan ketua KNPI Mateng membuktikan bahwa dirinya miskin dialektika kesenian. "Mungkin saja hidupnya tanpa seni dan monoton, sehingga kesenian dianggap membuang waktu saja. Bagaimana caranya dia menghargai pemuda, jika kesenian anak muda saja tak dihargai, dia tak layak jadi pemimpin," katanya.
Dia pun menyesalkan tindakan yang sangat tidak terpelajar tersebut. "Semestinya seorang ketua organisasi terhormat bersikap bijak, bukan malah mengkerdilkan organisasinya," tuturnya. (rls)
0 komentar: