MACCANEWS - Pihak PT CS2 Pola Sehat Maros, Sulawesi Selatan, mengklarifikasi adanya keluhan warga yang menyebut limbah teh gelas cemari sawah dan membunuh ikan di sungai belakangan ini.
Harianus I Zebua, selaku Head of Corporate and Marketing Communication OT, membantah matinya ikan di sungai akibat bocornya limbah teh gelas ke sungai Bontosunggu.
"Limbah PT CS2 Pola Sehat Maros telah dikelola melalui sistem pengolahan limbah berstandar waste water treatment plant dengan ipal yang sesuai, baik dalam hal kapasitas, saluran maupun hasil keluarannya. Tidak ada kebocoran saluran limbah yang langsung mengalir ke sungai," tulis Harianus I Zebua melalui rilisnya, Jumat (21/10/2016).
Dia mengklaim, setiap limbah yang keluar sudah sesuai dengan ijin pembuangan limbah cair (IPLC) yang dimiliki PT. CS2 Pola Sehat dan memenuhi baku mutu sesuai dengan keputusan Gubernur Sulawesi Selatan nomor 69 tahun 2010.
PT. CS2 pola sehat dan Badan Lingkungan Hidup Dearah (BLHD) Maros telah melakukan observasi di lapangan di sekitar areal pabrik.
"Dari hasil pengamatan tersebut, dapat dipastikan pengolahan limbahnya tidak terkait dengan kabar yang beredar. Tidak ditemukan bukti-bukti faktual adanya hewan mati di sekitar wilayah pabrik," ujarnya.
Sebelumnya, warga sekitaran pabrik mengeluhkan pencemaran limbah teh gelas di sungai Kaluku yang membuat ikan mendadak mati dan menimbulkan bau amis sepanjang sungai. (Aam/mar)
0 komentar: