MACCANEWS -- Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, Lounching Program, Selayar Today Program, yang dirangkaikan dialog publik tentang Narkoba dan Sex bebas, yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten bersama KNPI Kabupaten Kepulauan Selayar, yang berlangsung di Lapangan Tennis Rumah jabatan Bupati, Senin (7/11/2016) malam.
Hadir diantaranya Dialog Publik Wakil Bupati, DR. Zainuddin, SH, MH, Ketua Badan Narkotika Provinsi Sulawesi Selatan, (BNP Sulsel), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Drs. Agus Budiman Manalu, SH, Ketua Pengadilan Negeri, Donal, SH, Kasi Pidum Kejari mewakili Kajari, Andi hebat, SH, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Edy Suryantha Tarigan, Ketua Komisi II, DPRD, Arfianto, S Tp.
Selain itu hadir pula beberapa Kepala SKPD, angoiota DPRD, Ketua MUI, Drs. Muh. Ridwan, beberapa unsur organisasi, ormas, dan organisasi pemuda lainnya, serta Komunitas Fotografer.
Dialog Publik melalui spanduk yang dipasang Panitia bahwa Kepulauan Selayar, adalah urutan ke III, di Sulsel Pengguna “Narkoba” dan meskipun masih tanda tanya, panitia pelaksana juga menilai Kepulauan Selayar sebagai rumah baru “Sex Bebas”.
Ketua KNPI Kepulauan Selayar, Azwar Ahmad, S.Pd, M.Si, mengatakan dalam sambutannya diantaranya, KNPI selalu ingin melakukan yang terbaik dan tentunya juga semua unsur termasuk SKPD lainnhya sebagaimana Tagline dalam kegiatan dialog public tersebut.
Ketua BNP Sulsel, Brigjen Pol, Drs. Agus Budiman Manalu, SH, dalam kegiatan dialog public tersebut dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pada mulanya Narkoba itu adalah zat yang digunakan untuk kesehatan, akan tetapi setelah digunakan untuk Kesehatan, ada yang salah gunakan, sehingga namanya menyalah gunakan obat obatan.
Sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali, dalam sambutannya sebelum membuka secara dialog public tersebut yang dirangkaikan dengan lounching program Selayar Today Forum, mengatakan bahwa, Jika disaksikan beberapa tahun terahir ini, penggunaan dan peredaran narkoba secara illegal telah memasuki semua lini dan telah menelan banyak korban.
Peredaran Narkoba juga berkaitan dengan gangguan keamanan, kekerasan dean tindak kekerasan serta kecelakaan lalu lintas termasuk sex bebas dan paling banyak korban adalah generasi muda kita.
Mencermati penggunaan dan penyalah gunaan narkoba, sangat menggiurkan bagi generasi muda sebagai alasan pergaulan yang awalnya hanya coba coba dan ahirnya tidak terkontrol lagi.
Melalui UU, dengan No. 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika beserta rterbentuknya BNN, BNP dan BNK. Olehnya itu kita harus bergerak bersama untuk memeranginya dan sepakat bahwa narkoba adalah musuh bersama.
Khusus di Kepulauan Selayar, ada terbentuk Satuan Tugas (Satgas) percepatan pemberantasan Narkoba selain Badan Narkotoka Kabupaten (BNK).
Untuk mengatasi bahaya Narkoba dan Sex bebas di Kabupaten Kepulauan Selayar, maka melalui diskusi yang diselenggarakan generasi muda. Bupati Muh Basli Ali, katakana bahwa konon kabarnya Kabupaten Kepulauan Selayar, merupakan Surga untuk dijadikan Destinasi peredaran Narkoba. (Deng/Jn)
0 komentar: