MACCANEWS -- Sedikitnya 1000 orang, memadati gedung Olahraga Bulukumba. Mereka ini sengaja hadir untuk mengikuti sosialisasi Bahaya Komunis dan Paham Radikal di wilayah Kodim 1411 Bulukumba, tahun 2016. Dan sosialisasi ini digelar Kodim 1411 Bulukumba.
Kegiatan ini dihadiri Dandim 1411 Bulukumba Letkol Arm. Sutikno S.Pd, Kspolres diwakili AKp. Syarifuddin, Perwira Staf serta jajaran Danramil se Kodim, Lurah Loka Andi Majna A. Muttamar, ketua PPAD, Ormas diantaranya Gp Ansor, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih
Pemuda Panca Marga, Fkppi dan hadir pula HMI KNPI, serta Pelajar dan mahasiswa.
Dihadapan peserta Dandim 1411 Letkol.Arm.Sutikno memaparkan, Slogan Presiden RI pertama Ir Soekarno," Beri Aku 1.000 orang Niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya, Beri Aku 10 pemuda Niscaya akan ku diguncang Dunia.
Slogan Presiden RI pertama ini, mendapat sambutan hangat dari seluruh yang hadir, seakan memecah ruangan yang disesaki peserta. Selain itu, juga disebutkan, Ancaman Faktual saat ini adalah gerakan radikal ISIS/Terorisme, Aliran Sesat/Bahaya Laten Komunis.
Kemudian perampokan, pencurian Kekayaan Alam, Peredaran dan Penyalahgunaan gunaan Narkoba. Semua ini perlu diwaspadai. Selain itu Bencana Alam. Perang Cyber atau Propaganda. Separatis atau Pemberontakan Bersenjata, Pelanggaran wilayah perbatasan.
Adapun ancaman yang berbasis ideologi seperti dipaparkan Dandim, antara lain ISIS, Aliran sesat, komunis Apa itu bahaya laten ? Menurut Dandim 1411 adalah sebuah kondisi keadaan yang menjadi sangat berbahaya apabila hal hal tersebut di biarkan akan merusak tatanan kenegaraan.
Sementara Paham komunis tidak sesuai dengan kepribadian pandangan hidup bangsa indonesia. Di mana bangsa indonesia mengakui adanya Tuhan. Azas kebutuhan manusia, yaitu Azas Ketuhanan, Azas kemanusiaan, Azas Persatuan, Azas Demokrasi dan
Azas Keadilan.
Komunis dilarang tumbuh di negara ini karena sudah jelas tidak sesuai dengan Azas tersebut diatas.
Kemuduan Idiologi negara dan bangsa kita adalah PANCASILA. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancaisila agar dapat di implementasikan dalam kehidupan. "Bela Negara tidak harus angkat senjata,
Bela negara adalah menjalankan tugas sesuai dengan pekerjaan juga merupakan bela Negara," papar Sutikno.
Dan usai pemaparan oleh Dandim 1411 Bulukumba, dilanjutkan dengan tanya jawab dan. Menariknya pada sesi tanya, Dandim, melemparkan pertanyaan kepada peserta, jika jawabab benar, Dandim memberikan hadiah khusus kepada peserta yang menjawab benar. apabila jawaban pesar di beri hadiah. Dan menyedihkan ada diantaranya yang tidak menghafal lagu Garuda Pancasila dan sila sila Pancasila.(R18/aso/jn)
0 komentar: