MACCANEWS - Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Kota Makassar gelar pelatihan jurnalisme kemanusiaan. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Asyira Makassar, Jalan Maipa. Kamis (10/8/2018).
Staf Ahli Pemkot Makassar, Takdir Alim Bachri mengapresiasi kegiatan ini, pasalanya profesi jurnalis adalah profesi yang mengedepankan etika kemanusiaan, baik dalam proses mengumpulkan informasi hingga dalam penyajian pemberitaan bagi masyarakat.
“Apalagi kita di Makassar mengedepankan sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainga. Semua ada etikanya, begitu juga saat mengumpulkan informasi dan memberitakan tetap memanusiakan manusia,” ungkap Takdir Alim Bachri.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman jurnalistik yang lebih spesifik bagi bagian kehumasan dan teman-teman media, yakni bagaimana memanusiakan manusia.
Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Makassar, Qodriansyah Agam Sofyan yang hadir sebagai narasumber memaparkan bahwa jurnalis bukanlah pembawa petaka, melainkan pewarta.
Baik dari segi teknis di lapangan, penyusunan pemberitaan, kata Agam, seorang jurnalis harus memberikan informasi yang benar dan mengembangkan nilai kemanusiaan.
“Kadang karena alasan dikejar waktu dan lain-lain, nilai-nilai kemanusiaan terabaikan. Contohnya korban kecelakaan kita wawancara: bagaimana perasaan anda? Yah tolong saja dulu,” ungkap wartawan senior ini.
Dalam kesempatan itu, dia juga memberi masukan kepada wartawan dan bagian kehumasan agar mampu menjalankan profesinya sebaik mungkin.
“Kita ini punya juga fungsi edukatif, pemberitaan kita sudah seharusnya mampu memanusiakan manusia. Kita ini pewarta bukan pembawa petaka,” tutupnya.
0 komentar: