MACCAnews - Direktur Eksekutif Electoral Menagement End Constitution (E-MC) atau Perkumpulan Pemantau Nasional Pemilu dan Konstitusi Ahsan Jafar mengatakan, jelang penyelenggaraan Pemilu 2019 E-MC siap berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk mendorong Pemilu 2019 berkualitas dan lebih demokratis.
Sebelum terlibat sebagai pemantau pemilu Ahsan Jafar adalah Tenaga Asistensi Bawaslu dan juga mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barru menuturkan, agar dalam proses penyelenggaraan Pemilu antara pemangku kepentingan saling bersinergi sehingga tahapan yang sudah dimulai saat ini dapat berjalan dengan baik sehingga hasilnya juga baik.
"Kami selaku lembaga independen yang sudah terdaftar pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pertanggal 26 september 2017 siap bekerja profesional, memantau dan mengawal setiap tahapan. Termasuk proses pendaftaran administrasi dan verifikasi faktual peserta pemilu 2019 yang sudah jalan" kata Ahsan.
Ahsan menjelaskan, keberadaan Electoral Menagement & Constitution (E-MC) terdaftar di Kemenkumham dan tidak mendaftar untuk mendapatkan akreditasi di Bawaslu dan lebih pada pemantauan diluar saja tanpa perlu akreditasi.
Pria kelahiran Barru ini menilai, Pemilu merupakan ajang kedaulatan rakyat, namun masih banyak hal yang belum dipahami masyarakat dalam hal politik sehingga melaui E-MC menjadi wadah memberikan pendidikan politik dan pemahaman paradigma berhukum pemilu kepada semua elemen masyarakat.
Program prioritas E-MC adalah segera membentuk perwakilan di setiap provinsi. Provinsi yang sudah ada perwakilan adalah Sulut, NTB, Papua Barat, Sulawesi Barat dan menyusul provinsi lainnya.
Sementara saat ini fokus yang dipantau adalah pendaftaran dan verifikasi parpol calon peserta pemilu. Harapan E-MC, KPU tetap melayani dan bekerja profesional.
Bawaslu mengawasi seluruh tapahan untuk menegakkan keadilan dengan tetap melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan parpol tetap memberikan pendidikan politik yang baik dengan mengedepan etika politik yang santun dan bermartabat.(Aziz/Ir)
0 komentar: