![]() |
Ilustrasi |
Sekretaris Komisi B, Iqbal Djalil meminta Bapenda memaksimalkan penarikan pajak dari usaha hotel dan restoran, agar target PAD bisa tercapai hingga tutup tahun 2017.
"Jangan seperti tahun lalu, dimana PAD target tidak tercapai, tahun ini Bapenda harus membuktikan seluruh potensi pajak dapat memberi kontribusi peningkatan pendapatan,"terang Ije sapaannya baru-baru ini.
Usai lebaran Idul Fitri, lanjut Ije, pihaknya akan memanggil pihak Bapenda dan pengusaha hotel dan restoran yang tidak kunjung menyetorkan pajaknya sebesar 10 persen ke pihak pemerintah sejak triwulan pertama. "Saat ini belum ada waktu tepat untuk melakukan evaluasi, kemungkinan usai lebaran baru kita akan panggil," katanya.
Olehnya, kata Ije, pemerintah harus mulai menyiapkan data mengenai realisasi pajak hotel dan restoran yang menunggak terhitung mulai Januari hingga Mei.
Sementara Wakil Ketua Komisi B, Mesyakh Raimon Rantepadang mengatakan pajak disektor hotel dan restoran sangat potensial jika dimaksimalkan. Apalagi di Makassar saat ini pertumbuhan hotel dan restoran makin pesat.
"Ada ribuan hotel dan restoran kita di Makassar, kalau penarikannya maksimal tentu target PAD sebesar Rp1,3 triliun akan terpenuhi,"pungkasnya.
Bapenda harus bekerja maksimal dengan memanfaatkan SDM yang ada. "Kita akan panggil Bapenda untuk mengetahui progres setiap organisasi perangkat daerah,"katanya.(*)
0 komentar: