MACCANEWS - KNPI Parepare turut menanggapi beredarnya SK Karateker pengurus DPD KNPI Sulawesi Selatan yang dipimpin Nursyam Halid. Bendahara KNPI Parepare Asy'ari Abdullah menilai, hingga saat ini KNPI Sulsel masih dipimpin oleh Mizar Roem.
"Kami berkomitmen pada saudara Mizar. Tidak ada ketua atau pengurus KNPI yang lain, apalagi hanya kareteker. Justru mengherankan jika tiba-tiba ada karetaker," ujar Ari, Sabtu 3 Desember.
Ari menegaskan Mizar masih merupakan Ketua KNPI Sulsel yang sah, dan baru akan mengakhiri kepengurusannya pertengahan Desember ini. Ari juga menambahkan, bahwa konflik yang terjadi di internal kepengurusan DPP KNPI di Jakarta agar tidak disangkut pautkan dengan Sulsel.
"Kami paham bahwa setiap konflik di pusat, Sulsel selalu jadi rebutan. Namun soal KNPI pusat selesaikan di Jakarta, jangan bawa kemari. Kami didaerah ingin agar KNPI Sulsel senantiasa kondusif, agar bisa melaksanakan program tanpa kendala non-teknis seperti ini," urainya.
Dukungan juga terus mengalir kepada Mizar. Diantaranya dari sejumlah DPD II KNPI di daerah, IMM, IPM, IPNU, Pemuda Justicia, Pemuda Ka’bah, dan beberapa Organisasi Kepemudaan lainnya. Tidak ketinggalan sejumlah OKP didaerah.
Sebelumnya SK Carataker Ketua KNPI Sulsel tersebar. Dalam SK ini adik Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid, Andi Nursyam Halid menjadi ketua. Sedangkan, Wakil Bendahara Partai Golkar Sulsel, Yasir Mahmud menjadi Sekretaris dan Arsoni sebagai Bendahara.
Beberapa pengurus yang masuk yakni Mujiburrahman, Andi Aswadi (Sekjend PPI Sulsel), Mujahidin Tahir, Fauzan. SK ini tertanggal 10 November 2016 ini ditandatangani oleh Fad El Fouz A Rafiq sebagai ketua Umum KNPI dan Fadhly Alimin Hasyim sebagai Sekretaris Jenderal.
Selama ini DPP KNPI terpecah menjadi dua yakni versi Fahd El Fouz dan Muhammad Rifai Darus. Fahd El terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) KNPI di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, 2015 lalu. Sedangkan, Muhammad Rifai Darus terpilih dalam Kongres DPP KNPI di Jayapura, Papua. (cullank)
0 komentar: