MACCANEWS -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Parepare kembali mengajak pelajar memerangi rokok serta mengkampanyekannya di lingkungan sekolah mereka, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Kepala Dinas Kominfo kota Parepare, H Zahrial Djafar melalui Kepala Bidang Pengelolaan Data Dinas Kominfo Parepare, Tasman mengatakan, saat ini hampir seluruh sekolah di Indonesia menerapkan aturan keras kepada pelajarnya yang ketahuan merokok.
Hanya saja, faktanya peraturan internal tersebut, belum sepenuhnya efektif mengurangi perokok di kalangan pelajar. Setiap tahun jumlah pelajar yang terjebak dalam pergaualan salah dengan mengkonsumsi rokok terus meningkat jumlahnya.
Penegasan ini disampaikan Tasman saat membuka kegiatan Talkshow Bahaya Rokok di SMA Muhammadiyah , Kamis 24 Nopember 2016. Sebelumnya, beberapa pekan lalu, ajakan serupa juga disampaikan Dinas Kominfo kepada para pelajar SMK Muhammadiyah dan SMP Muhammadiyah Parepare.
Tasman menjelaskan, sosialisasi dan pemahaman mengenai bahaya rokok di kalangan remaja penting terus dilaksanakan. Salah satunya melalui sosialisasi seperti yang digelar Dinas Kominfo pada kesempatan tersebut.
Tampil sebagai pemateri, Kepala Puskesmas Lakessi Kota Parepare, dr. Linda Iriani. Dalam paparanya ia mengurai dampak rokok bagi kesehatan, baik perokok aktif maupun perokok passif.
“Dalam satu batang rokok terkandung berbagai macam zat yang berbahaya bagi kesehatan seperti nikotin, tar dan termasuk sianida,” katanya.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiayah Parepare, Marjali sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Parepare, sebagai suatu bentuk kepedulian kepada para pelajar agar terhindar dari dampak negatif dari bahaya merokok. (R4/Jn)
0 komentar: