MACCANEWS - Setelah sekian tahun penetapan APBD Pokok Kabupaten Bulukumba, selalu tepat waktu, dan tahun anggaran 2017, pada pemerintahan AM.Sukri A.Sappewali - Tomy Satria Yulianto, juga diharapkan bisa ditetapkan tepat waktu.
Fakhdin HDK, anggota DPRD Bulukumba, Jumat (4/11) menyatakan, secara pribadi dia mendorong Pemerintah Kabupaten Bulukumba segera mempersiakan dokumen hasil Musrembang untuk proses pembahasan APBD pokok 2017.
" Saya sangat setuju APBD 2017 ditetapkan akhir Nopember ini, jika perlu Bulukumba yang pertama menetapkan APBD pokok 2017 dengan konsekwensi jika cepat tuntas, maka Bulukumba akan mendapat penghargaan berupa tambahan anggaran dengan ketentuan mesti dilakukan sesuai dengan kaidah dan ketentuan hukum yang berlaku," kata Fakhidin.
Sebaliknya, sambung politisi partai PKB ini, jika penetapan APBD pokok 2017 terlambat, dia kuatir Bulukumba berpeluang kena sanksi. " Jadi perlu kita buat persiapan sesegera mungkin agar bisa mendapatkan reward dari pemerintah pusat," harap Fakhidin.
Selain itu, sesuai perintah aturan segera menyelesaikan APBD pokok 2017, dengan harapan pelaksanaan APBD khusus pada belaja modal serta barang dan jasa, dilaksanajan paling lambat pasa awal Pebruari 2017.
Jadi tambah legislator mudah ini, harapan dia pada penggunaan APBD, mengacu pada prinsip dasar yaitu efesiensi, efektifitas dan sasaran nya jelas serta dapat dipertanggung jawabkan.
" Saya himbau kepada Tim Aanggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar memperhatikan asumsi dasar dan nilai nilai perencanaan yang di sampaikan rakyat pada penyusunan hasil musrembang. Kemudian jangan kita terlalu boros belanja, apalagi pada hal hal yang sifatnya tidak urgent," tandas Fakhidin.
Kemudian dengan hampir rampung pembahasan kelembagaan SKPD, dia optimis pembahasan APBD pokok 2017 Bulukumba bisa ditetapkan paling cepat di Sulsel dan masyarakat Bulukumba makin sejahtera terdepan dan makin keren," katanya optimis.
Ditambahkan, dari hasil pembahasam Kelembagaan, SKPD yang baru, ada SKPD yang tipenya naik , namun ada pula yang turun tipe, sehingga ada yang bergabung menjadi satu SKPD. " Untuk itu, perlu kehati hatian dalam memformat draft RAPBD. Jadi 2017 mendatang saya sarankan belanja modal harus lebih banyak. Pendampingan dan penyuluh perlu di tingkatkan SDM nya serta bantuan kepada rakyat untuk menaikkan kesejahteraaannya," kunci Fakhidin. (Aso/omar)
0 komentar: