MACCANEWS -- Pengembangan sektor kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Selayar, bukan hanya terdapat di Kawasan Taman Nasional Takabonerate (TNTB), akan tetapi ada puluhan Spot Pariwisata lainnya dan jaraknya jauh lebih dekat.
Ini kata Dekan Fakultas Ilmu Ekonomi dan Sosial Usman Rendra, S.Sos, M.Si, kepada beberapa wartawan media dan Fotografer, seusai penandatanganan “Memorandum of Understanding” (MOU), sebagai pusat pelaksanaan peringatan Hari Pariwisata Dunia, Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar, di Pantai “BATU KARAPU”, Desa Lowa Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (1/10/2016).
Disampaikan bahwa Peningkatan kapasitas pelayanan kepada wisatawan oleh masyarakat setempat khususnya para pelau pasriwisata yang ada di Selayar.
Sektor pendidikan kepariwisataan, tentunya melalui data base kepariwisataan antara lain tempat dilaksanakannya Peringatatan Hari Pariwisata Dunia.
Profil pariwisata Selayar akan dikembangkan di Unifa, kepada Dosen dan Mahasiswa sebagai bentuk sosialisasi, bahwa di Kepulauan Selayar itu, sangat berpotensi untuk pengembangan pariwisata sektor berbasis kemaritiman.
Harapannya dalam pengembangan promotion pariwisata itu adalah ujung tombaknya yang tergabung kedalam Association Of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA), sebagai anggota.
Pengmbangan Pariwisata bukan hanya bagaimana mendatangkan orang, akan tetapi bagaimana menghadirkan Infrastruktu Pariwisata serta dikedepankan keramah tamahan dan pelayanan wisatawanan, termasuk bagaimana menampilkan Budaya Kepulauan Selayar.
Pariwisata pula tidak bisa jalan kalau tidak ada kerja sama dengan beberapa pihak. (Bun/Nr)
0 komentar: