MACCANEWS -- Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan dilaksanakan sekira bulan Desember nanti di Kabupaten Bone, menuai protes, khususnya pada saat pengambilan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) yang dikeluarkan oleh oknum dokter di RSUD Tenriawaru Watampone.
Sebagaimana yang diungkapkan Andi Harun, Ketua Lembaga Perlindungan Komsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Bone, Sabtu (15/10/2016) sekira pukul 21.15 Wita.
"Ada Bakal calon Kades, yang keluar surat keterangan berbadan sehat tanpa ada pemeriksaan dokter, di RSUD Tenriawaru Watampone. Itu dikeluarkan oleh oknum dokter, yakni dokter yang bertugas di Poli Kuli," ujar Andi Harun.
Ia juga mengemukakan alasan penyebab dia mengetahui hal itu karena dia juga pernah mengantar salah seorang bakal calon kades yang akan bertarung pada Pilkades serentak nantinya.
"Pada saat itu, kebetulan saya mengantar seorang calon yang tidak perlu saya sebutkan namanya, sehingga saya tau betul kejadian. Bahkan saya sempat tanyakan pada Humas RSUD Tenriawaru, M Ramli, namun pak Ramli enggan mengomentarinya," jelas Andi Harun.
Ia juga menyebutkan ada beberapa bakal calon kades dari kecamatan yang men,gambil SKBS dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone yang tidak diperiksa oleh dokter, diantaranya, dari Kecamatan Dua Boccoe, Bengo, Lappariaja, Libureng, dan masih banyak dari kecamatan Kabupaten Bone bagian selatan.
"Saya meminta kepada panitia Pilkades agar menyuruh para bakal calon kadas melakukan pemeriksaan ulang dan kalau perlu test narkada," harap Andi Harun. (Imam/Jn)
0 komentar: