MACCANEWS -- Wakil Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) Lukman Sardy menilai Kepala Pegadaian Sinjai tidak beretika, hal tersebut disampaikan setelah diketahui Kepala Pegadaian, Abd. Rasyad enggan dikonfirmasi terkait masalah yang ada di Pegadaian.
Lukman Sardy mengatakan, tampaknya Kepala Pegadaian Sinjai terhadap wartawan pasalnya saat dikonfirmasi beberapa media pihak pegadaian tidak memberikan komentar apapun, saat di sms Ia pun kembali tidak membalas. Bahkan kepala pegadaian (Abd. Rasyad) langsung mematikan telponnya saat mengetahui dari pers.
"Kepala pegadaian sinjai saya nilai tidak beretika, bagaimana tidak dikatakan seperti itu waktu dikonfirmasi oleh teman - teman media Teleponnya langsung dimatikan, kemudian di telepon balik HPnya direject. lalu di sms pun tidak ada balasannya. Saya duga dalam kasus ini ada sesuatu hal yang disembunyikan yang berbau pelanggaran hukum untuk itu sebagai salah satu pemegang roda perekonomian sinjai ini diminta untuk transparan dalam hal yang berhubungan dengan publik ataukah, tagline pegadaian cabang sinjai sudah berubah,? bukan lagi mengatasi masalah tanpa masalah melainkan menjadi mengatasi masalah dengan masalah," ungkapnya.
Lebih lanjut, Lukman sardi menambahkan bahwa "saya sangat menyayangkan kepala PT. Pegadaian cabang sinjai karena selaku pejabat BUMN seharusnya lebih ber etika bukan seperti orang kebakaran jenggot ketika dikonfirmasi terkait kasus dugaan pelanggaran hukum yang ada didalam lembaganya," cetus lukman.
Sebelumnya IHI Biro Daerah Kabupaten Sinjai, Ahmad Marsuki, selaku lembaga kuasa hukum dari nasabah Pegadaian mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa dan melaporkan PT Pegadaian Cabang Sinjai dalam kasus dugaan penggelapan uang setoran salah satu nasabahnya. (R17/Jn)
0 komentar: