MACCANEWS -- Sejak mutasi tahap pertama masa kemempinan bupati Bulukumba AM.Sukri.A.Sappewali dan Tomy Satria Yulianto, Maret lalu, berhembus isu mutasi tahap kedua akan bergulir pada Agutus tahun ini, bahkan isu non job pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas ikut berhembus hingga ke masyarakat.
Menyikapi isu mutasi tersebut, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto saat bincang-bincang dengan awak media beberapa hari lalu menegaskan, hingga saat ini belum ada rencana melakukan pergeseran atau mutasi pejabat, dan itupun jika ada informasi keluar, itu masih sebatas isu.
"Belum ada rencana melakukan pergeseran pejabat pada bulan Agustus, itupun jika ada, paling nanti pada September mendatang, tapi itu tergantung bupati Bulukumba," ujarnya.
Tomy juga menjelaskan, untuk pejabat eselon II/B setingkat kepala dinas, kepala badan akan dilakukan uji kepatutan dengan melibatkan unsur akademisi.
"Jadi terkait soal mutasi, saya meminta kepada seluruh aparat pemerintah kabupaten Bulukumba, agar tetap melaksanakan tugas dengan baik, tidak usah gelisah apalagi kinerjanya menurun," harap Tomy.
Dilain pihak, mantan wakil ketua DPRD Bulukumba inji menegaskan, berdasarkan data yang dia miliki, nantinya ada pejabat yang bisa dinon job kan, khususnya mereka yang statusnya menjadi tersangka.
"Jadi mereka (pegawai red) yang sudah berstatus tersangka, akan kita non job kan, dengan harapan yang bersangkutan bisa lebih berkonsentrasi pada kasus hukum yang dihadapinya," Jelas Inji. (R18/Jn)
0 komentar: