![]() |
Brangkas yang dirusak pelaku dan isinya Rp. 51 juta lebih dikuras pelaku |
MACCANEWS -- Aksi pembobolan brangkas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bulukumba, kali ini yang menjadi sasaran brangkas milik kantor Dinas Kesehatan yang terletak di depan lapangan Pemuda Bulukumba. Kejadian pembobolan brangkas ini diketahui pukul 07.00 Rabu pagi (24/8/2016) setelah petugas cleaning servis melapor kepada salah seorang pejabat di kantor itu.
Diduga pelaku yang menggerayangi kantor Dinas Kesehatan, lebih dari satu orang dan pelaku diduga masuk melalui pintu samping dekat pintu masuk ke ruang kerja Kepala dinas. Sesuai pantauan, brangkas berukuran kecil pintunya rusak bekas congkelan. Setelah berhasil membuka pintu brangkas pelaku mengambil isinya yang jumlahnya sekitar Rp. 51 jutaan, selain itu, pelaku juga berhasil menggasak satu unit laptop. Dan telihat pula kaca jendela dekat ruangan bagian keuangan dilepas dan kaca ditaruh di lantai dengan pot bunga.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Abd. Gaffar yang dihubungi mengaku baru tahu kejadiannya setelah dia menerima laporan dari pegawainya dan saat itu juga angotanya menghubungi polisi untuk melakukan pemeriksaan di Tempat kejadian Perkjara (TKP). Mengenai kronoilis kejadian, kadis Kesehatan mengaku tidak tahu menahu.
"Maaf saya tidak tahu menahu soal kronologisnya, dan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan baik TKP maupun pengambilan keterangan dari sejumlah pegawai," kata dr.Gaffar.
Sementara itu, Hj.Nurhudayah, pejabat bagian keuangan pada kantor itu siang ini menuturkan, berdasarkan laporan dari bendahara, jumlah uang pada brangkas itu sebesar Rp 51 juta lebih dan sebelum kejadian, pada Selasa sore, bendahara masih membuka brangkasnya.
"Untuk sementara polisi masih melakukan pemeriksaan, jadi kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, kita sama-sama menunggu hasil penyelidian polisi," tutur Nurhudaya.
Dijelaskan, uang yang digasak pelaku, sebagian adalah uang dari hasil PAD (Pendapatan asli daerah ) dan uang untuk kegiatan kantor. Ditanya soal dugaan pelaku mauk melalui pintu mana, Nurhudaya mengaku tidak tahu menahu, namun katanya, dekat brangkas ada pintu yang sudah lama tidak digunakan, atau ditutup dan ada kemungkinan pelaku masuk melalui pintu tersebut. Namun lebih jelasnya kata dia, menunggu hasil penyelidikan polisi dan mudah - mudahan pelakunya segera diketahui secepatnya.
Kapolres Bulukumba AKBP Selamat Rianto melalui Kasubag Humasnya AKP. HA. Syarifuddin yang dihubungi siang ini, mengatakan untuk sementara dia belum bisa memberikan keterangan, karena anggota masih berada dilapangan.
"Tunggu saja hasil kerja anggota dilapangan, karena hinga siang ini saya juga belum menerima laporan hasil pemeriksaan sementara di TKP," ujar Syarufuddin.
Sekedar diketahui, beberapaq tahun lalu, kasus yang sama perna terjadi di kantor Dinas Pendidikan Bulukumba, saat ini Kadis Pendidikan dijabat Achmad Dansi. Brangkas bendahara dibobol dan saat itu jumlah uang yang digasak pelaku mencapai Rp 700 juta lebih. Pelaku diduga merusak brangkas menggunaan linggis. Dan hasil penyelidikan dan penyidikan polisi saat hingga ke tingkat persidangan, yang menjadi tersangka Bendahara dan kini masih mendekam di lembaga Pemasyarakatan Bulukumba setelah diganjar hukuman beberapa tahun penjara. (R18/Jn)
0 komentar: