![]() |
Obyek Wisata Apparalang |
MACCANEWS, Bulukumba -- Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu kabupaten yang menjadi salah satu tujuan wisata di Sul-sel. selain karena memiliki kekayaan obyek wisata, Bulukumba juga dikenal sebagai salah satu daerah pengrajin perahu pinisi, sehingga nama Bulukumba sudah dikenal hingga manca Negara.
Dari sekian destinasi wisata yang dimiliki Bulukumba, obyek wisata Apparalang yang wilayahnya berada dibatas kecamatan Bontotiro – Bontobahari, sejak beberapa bulan terakhir mulai banyak didatangi wisatawan, meskipun masih sebatas wisatawan local. Namun, obyek wisata pantai yang satu ini memiliki daya tarik yang cukup menarik, selain karena kawasan sekitar pantai terlihat menghijau, juga di sekitar area wisata ini terdapat monyet yang tidak kalah menariknya dari obyek wisata Sangeh di Bali.
H.Muh.Amir, salah seorang tokoh masyarakat Bontobahari yang kini duduk sebagai anggota DPRD Bulukumba dua periode, saat ditemui dilokasi obyek wisata pantai Apparalang mengatakan, keberadaan obyek wisata Apparalang, tidak terlepas dari peran masyarakat setempat.
"Ketika saya melakukan kunjungan ke negeri Gingseng China, saya tertarik dengan obyek wiasata yang ada disana, makanya pada saat saya pulang ke Bulukumba saya bersama masyarakat setempat sepakat untuk menjadikan lokasi Apparalang ini sebagai obyek wisata. Jadi kawasan wisata ini bukan milik Pemerintah daerah. untuk sementara pengelolaannya belum diserahkan kepada Pemkab, termasuk retribusi parkir kendaraan yang masuk ke kawasan wisata Apparalang," jelas mantan pegawai Dinas Kehutanan ini.
Pantauan beberapa waktu lalu, obyek wisata Apparalang saat ini kondisinya memang masih kumuh dan belum tertata, di sepanjang jalan menuju pantai terlihat deretan penjaja makanan dan minuman dengan menggunakan tenda apa adanya, serta pagar pengaman dekat bertuliskan Apparalang juga dibuat apa adanya. Demikian pula dengan area parkir, dan pos petugas parkir semuanya dibangun oleh warga, sehingga hasil penarikan retribusi belum dikelola oleh Pemkab Bulukumba.
Selain itu, jalan masuk menuju obyek wiswata Apparalang kondisinya belum mulus, bahkan terkesan berbahaya, selain jalanannya sempit, juga terjal dan tikungan tajam khususnya saat mendekati lokasi obyek wisata Apparalang, sehingga pengendara khususnya mobil harus betul-betul ekstra hati-hati jika hendak masuk kawasan wisata pantai. retribusi parkir yang ditarik warga setiap kendaraan seprti mobil ditarik Rp 20.000.- per mobil, parkir ini dikelola secara berkelompok oleh warga setempat.
Yang menarik, sebelum tiba di lokasi pantai Apparalang, penulis sempat melihat gerombolan monyet bermain di sekitar jalan menuju obyek wisata, hanya saja monyet yang ada di Apparalang berbeda dengan monyet yang ada di Sangeh Bali. Monyet yang ada di Apparalang masih liar, namun tidak mengganggu pengunjung dan jika obyek wisata Apparalang dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin akan menyaingi obyek wisata pantai Bira, apalagi jika Pemkab Bulukumba sudah memasukkan aliran listrik di lokasi itu, bisa jadi pengusaha hotel akan melirik Apparalang. (R18/Jn)
0 komentar: