MACCANEWS, SIDRAP -- Nasib korban salah tembak akibat peluru nyasar petugas Polres Sidrap, Andri Massirua alias Lasirua (17), warga kampung Galung Average, Kelurahan Laktasi, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, gagal ditangani dokter ahli bedah RS Wahidin, Makassar.
Korban saat ini telah kembali ke rumahnya setelah dipulangkan orang tuanya, karena dokter tidak berani mengambil resiko dengan mengoperasi korban akibat peluru bersarang dekat kelamin korban.
Menurut orangtua korban, Wa'Kaddi, peluru yang bersarang dipaha anaknya, kini sudah masuk ke area urat kelamin, dan disitu terdapat empat urat yang dapat membahayakan korban.
"Keempat urat tersebut yaitu, urat pertama dapat mengakibatkan Cipo darah, urat kedua dapat mengakibatkan lumpuh, urat ketiga dapat mengakibatkan lemah sahwat dan urat keempat dapat mengakibatkan kematian, semuanya punya resiko," kata Kaddi menuturkan pernyataan dokter yang tangani putranya dengan mimik sedih yang ditemui di kediamannya, Minggu sore beberapa saat lalu.
Wa'kaddi melaporkan kasus salah tembak Yang dialami Anaknya ke Kapolres Sidrap, melalui Kasat Reskrim Polres Sidrap. AKP Chandra Yudha Pranata, akan kembali memeriksakan kondisi kesehatan Lasirua di Makassar, Selasa mendatang sesuai petunjuk dokter. (R6/Jn)
0 komentar: