Kecamatan Manggala Siap Akomodir Lampu Lorong

MACCANEWS - Camat Manggala Ansar Umar mengaku, pengadaan lampu lorong merupakan kali pertama ditangani kecamatan, yang sebelumnya dianggarkan dan dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum atau PU.

“Pengadaan lampu lorong tidak segampang yang dipikirkan, ada proses dan protab yang harus ditaati,” ujarnya.

Maka dari itu, kata Ansar, pihak kecamatan tidak ingin terburu-buru untuk membelanjakan sebelum mengetahui prosedur penggunaan anggaran untuk program lampu lorong.

“Ada tahapan yang dilalui, selain itu ada ketakutan kami menggunakan anggaran tanpa petunjuk teknis yang lengkap,” lanjutnya.

Untuk Kecamatan Manggala, terdapat enam kelurahan yang dianggarkan untuk pengadaan lampu lorong. hanya saja menurut Ansar, meski enam kecamatan tersebut diprogram anggaran untuk pengadaan lampu lorong. Namun, jika tidak memenuhi syarat, tetap tidak akan dikerjakan.

“Berdasarkan petunjuk, program lampu lorong harus diprioritaskan di kelurahan yang lorongnya memenuhi syarat. yakni lorong tersebut sudah masuk lorong gandeng, seperti di Kecamatan Manggala,” katanya.

Sementara itu, setiap kelurahan mendapat anggaran sebesar Rp.195 juta.

Humas PU Kota Makassar, Hamka mengatakan, bahwa peran PU hanya sebatas tim teknis yang akan membantu pihak kecamatan, anggaran dan prosedur tender tetap dilakukan oleh pihak kecamatan.

“Dengan harapan percepatan pembangunan sarana dan prasarana dikecamatan bisa terjadi, beberapa program sudah dialihkan di Kecamatan,” terangnya.

Dengan anggaran Rp.195 juta per kelurahan, masing – masing kelurahan akan dipasangi lampu kurang lebih 20 unit. Sementara, total anggaran diperkiraka Rp.27,8 Miliar untuk 143 kelurahan.

Dikonfirmasi terpisah anggota komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar Andi Pahlevi mengatakan, wajar bila pihak kecamatan begitu berhati-hati membelanjakan anggaran. Hanya saja itu Tidak berarti program kecamatan yang sudah dianggarkan terbengkalai dan tidak berjalan.

“Kita tetap berharap sebelum akhir tahun, program tersebut sudah terealisasi seluruh kelurahan. Jika pun tidak memungkinkan dipakai, ada baiknya anggaran tersebut dialihkan sebelum APBD-P diketuk,” pungkas Pahlevi.

Tags:

0 komentar:

Ragam

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.