MACCANEWS,---Masyarakat pengguna jalan mengeluhkan kondisi ruas Poros Malino, khususnya yang ada di depan lapangan sepakbola Kertago (eks Pabrik Kertas Gowa) di Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten
Gowa. Bagaimana tidak, kerusakan di ruas tersebut terlihat sudah sangat parah. Berdasarkan pantauan di lapangan, nampak badan jalan beraspal hotmix tersebut telah berubah menjadi kubangan air sedalam 30 sentimeter. Akibatnya, para pemilik kendaraan lebih memilih menghindari lubang agar tidak terjerembab ke dalam kubangan tersebut.
Kondisi kerusakan ini bermula dari lubang kecil yang kemudian melebar memenuhi badan jalan selebar empat meter. Pinggir jalan aspal yang semua menggunduk tidak teratur akhirnya merata setelah setiap saat kendaraan roda dua hingga roda 10 melintas diatasnya.
"Jalanan ini sudah mulai rusak sejak akhir tahun 2015 lalu dan sekarang semakin parah. Kalau dalam keadaan kering kedalaman kubangan terlihat jelas hingga 30 Cm sedang jika hujan maka kubangan itu terisi air dapat yang mencelakakan pengendara kendaraan," ujar salah satu warga setempat, Dg Rapi kemarin.
Kecelakaan lalulintas seperti terjatuh terjerembab ke dalam kubangan kerap terjadi di sore hari apalagi malam hari di saat gelap. Para pengendara motor tidak tahu kondisi pinggiran aspal yang berlapis beton patah pada kubangan tersebut.
Camat Bontomarannu, Abd Rahman Mapparessa mengaku sering menerima keluhan warga akan kerusakan poros jalan provinsi ini. "Ini jalur provinsi jadi menjadi kewenangan.Pemerintah Provinsi. Kita berharap semoga pihak provinsi segera melakukan penanganan atas kondisi jalan yang semakin parah ini," kata Camat Bontomarannu.
Beberapa pekan lalu sebuah mobil roda empat jenis Escudo mengalami kerusakan pada bagian As roda depan. As roda depan mengalami patah sehingga mobil tersebut tidak bisa bergerak saat di tengah jalan usai terjerembab melintasi kubangan air yang kedalamannya tidak diketahui pengemudinya. Sejumlah pengendara sepeda motor juga pernah terpelanting keras sehingga terjatuh. (as)
0 komentar: