Pembangunan dua Rumah Sakit (RS) Batua dan Jumpandang Baru kembali batal. Sebab, anggaran pengerjaannya dialihkan untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam penanganan covid-19.
Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Nirman Mungkasa mengatakan, pihaknya membatalkan pelaksanaan pengerjaan proyek dua RS. Alasannya, anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19.
“Iyaa kita tunda tahun depan. Dua proyek fisik yaitu pembangunan RS Batua dan Jumpandang Baru,” cetus Nirman, Sabtu (25/4).
Selain itu, sambung Nirman, persoalan waktu pengerjaan menjadi kendala selanjutnya. Pasalnya, penyebaran covid-19 hingga kini belum ada informasi jelas kapan berakhir.
“Tapi katakanlah di akhir Mei berakhir, berarti bisa dimulai di Juni. Namun, prosesnya sebelum masuk ke ULP, sementara waktu kita anggap tidak cukup kalau dimulai di Juli,” katanya.
Diketahui, RS Batua dan Jumpandang Baru sudah dua tahun gagal yakni 2018 dan 2019. Untuk tahun ini anggaran untuk pembangunan RS Batua tahap II sebesar Rp50 miliar dan RS Jumpandang Baru, Pemkot menyediakan alokasi anggaran tahap II mencapai Rp23,9 miliar. (*)
0 komentar: