Warga Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala Kota Makassar, dihebohkan dengan adanya temuan dugaan kandungan gas di bawah rumah warga yang ada di Jalan AMD Borong Jambu Lorong II, pada Jumat 3 Mei 2019.
Menurut pemilik rumah, Hajat Daeng Tawang, awalnya sekitar 6 bulan lalu, lantai rumahnya terlihat menggelembung. Namun meski demikian, dirinya mengaku tidak curiga sama sekali.
Tapi dalam 3 bulan terakhir, semakin hari gundukan lantai tersebut semakin meninggi dan mengakibatkan retakan di permukaan lantai.
Karena penasaran apa yang sebetulnya terjadi, dengan didampingi Ketua RT setempat Marzuki Daeng Ngawing, ia dan warga memutuskan untuk membongkar lantai tersebut.
Alhasil dari pembongkaran yang dilakukan warga, tanah di bawah lantai yang menurut pengakuan Tawang merupakan tanah merah, saat dibongkar telah berubah menjadi tanah hangus hitam dengan bau menyengat seperti belerang.
“Tadinya saya kira pangkal pohon, tapi semakin hari gundukan semakin tinggi, ketika kami bongkar, ternyata tanah yang dulunya tanah merah kini menjadi tanah seperti hangus dengan bau menyengat seperti belerang,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan Biring Romang, Andi Muh Yahya, bergegas ke lokasi dengan ditemani Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ambang Ardi.
Usai melihat lokasi kejadian, pihaknya langsung menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Makassar, untuk berkonsultasi terkait langkah-langkah yang harus diambil.
“Kita tidak punya pengetahuan terkait hal ini, kita hanya menduga karena adanya bau yang sangat menyengat, dugaan kami ada kandungan metan di dalam tanah, jadi untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, langkah pertama kita amankan terlebih dahulu lokasi, sambil menunggu pihak BPBD datang dan mengambil langkah lanjutannya,” tegas Yahya.
Ketua LPM Kelurahan Biring Romang, meminta warga untuk tidak mendekat ke lokasi dan semua barang yang berada di dekat lokasi dengan luas sekitar 24 meter persegi itu diamankan terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, atau bahkan jatuh korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Manggala telah membatasi lokasi tersebut dengan garis polisi guna pengamanan.
0 komentar: