MACCANEWS -- Dalam rangka Online Revolution Day, ShopBack sebagai pelopor situs cashback belanja online di Asia Tenggara secara resmi menggandeng YCAB Foundation (Yayasan Cinta Anak Bangsa) meluncurkan gerakan sosial #BerbagiKebaikanCashback sebagai bentuk revolusi belanja online. Melalui gerakan sosial ini, ShopBack mengajak pengguna berkolaborasi dalam berbagi kebaikan kepada siswa-siswi Rumah Belajar YCAB berupa bantuan dana pendidikan yang dikumpulkan dengan cara unik dan menyenangkan melalui website #BerbagiKebaikanCashback pada 11 November hingga 3 Desember 2016.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang membantu pengguna untuk dapat berbelanja online lebih cermat dan hemat melalui cashback. Kali ini, ShopBack juga ingin menghadirkan revolusi belanja online dimana penggemar belanja online bukan hanya bisa belanja dan mendapatkan cashback akan tetapi mereka juga bisa membantu biaya pendidikan adik adik di Rumah Belajar YCAB. Kami tidak hanya memberikan promo dan cashback akan tetapi kami juga memberikan added value tidak hanya berguna bagi pengguna tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Indra Yonathan, Country Manager dan Co-founder ShopBack Indonesia.
Bantuan dana pendidikan akan dikumpulkan dalam mekanisme donasi dari hasil kolaborasi antara ShopBack dan pengguna. Pengguna yang selama ini sudah mendapatkan kebaikan cashback setiap kali mereka belanja online, akan mengajak non-pengguna untuk mendapatkan cashback setiap kali berbelanja.
Ketika mereka melakukan hal tersebut, mereka bergabung dalam gerakan sosial #BerbagiKebaikanCashback melalui link yang mereka sebarkan. ShopBack berkomitmen untuk memberikan dana subsidi Rp 5000,- sebagai donasi kepada Rumah Belajar YCAB untuk setiap 1 orang non-pengguna yang bergabung dalam gerakan sosial #BerbagiKebaikanCashback pada periode 11 November – 3 Desember 2016. Sehingga sekarang selurah masyarakat Indonesia bukan hanya bisa mendapatkan cashback setiap kali berbelanja akan tetapi bisa membantu siswa siswi rumah Belajar YCAB.
BerbagiKebaikanCashback untuk Rumah Belajar YCAB
Dengan mengikuti gerakan sosial #BerbagiKebaikanCashback, pengguna turut serta dalam mendukung dan membantu siswa-siswi Rumah Belajar YCAB mengenyam kemandirian pendidikan, menjadi penerus bangsa yang cerdas, dan mewujudkan cita-cita untuk masa depan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pendidikan mereka selama satu tahun kedepan.
Rumah Belajar YCAB adalah pusat pembelajaran masyarakat yang menawarkan konsep sekolah terbuka yang didukung oleh pemerintah. Program yang ditawarkan memungkinkan anak muda putus sekolah untuk menyelesaikan pendidikan setara SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan SMA (Sekolah Menengah Atas) bagi anak muda putus sekolah. Selain itu, Rumah Belajar juga menawarkan keterampilan dasar yaitu Bahasa Inggris dan Komputer. Saat ini Rumah Belajar YCAB telah didirikan di 26 provinsi di Indonesia.
“Kami mengapreasi gerakan sosial yang diinisiasi ShopBack, sebuah startup yang telah mampu menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak muda pra-sejahtera di Indonesia. Lewat Kebaikan CashBack, ShopBack telah menjadi bagian dalam menebarkan kebaikan (Extension of Goodness)”, ujar Benny Hermanto, Director Hope (Hands-on Operation for Entrepreneurship/Employment).
ShopBack sebagai startup yg memiliki human spirit percaya bahwa berbagi kebaikan dapat dilakukan oleh siapapun dan dalam bentuk apapun, dan cashback adalah salah satu cara ShopBack untuk berbagi kebaikan dengan pelanggan.
“ShopBack senang berbagi cashback karena kami senang bisa berbagi kebaikan dengan pengguna. Kami menyebutnya Kebaikan Cashback. Esensi dari gerakan sosial ini adalah sebagai wujud rantai kebaikan. Kami ingin mengajak pengguna untuk dapat meneruskan rantai kebaikan cashback kepada non-pengguna, sekaligus berbagi kebaikan juga kepada siswa-siswi Rumah Belajar YCAB,” ucap Annisa M Azwan, Head of Communications ShopBack Indonesia.
Survey Pengguna: 70% Pengguna Tertarik Mengikuti Gerakan Sosial yang ShopBack Adakan
Baru-baru ini, ShopBack melakukan survey terhadap 5000 pengguna Indonesia yang berusia antara 18 sampai 50 tahun. Ternyata, 70% peserta tertarik dan berminat untuk mengikuti gerakan sosial yang ShopBack adakan. Ketertarikan terhadap gerakan sosial terlihat lebih tinggi di kalangan remaja berusia 18 – 25 tahun, menandakan bahwa pengguna remaja memiliki kesadaran sosial lebih tinggi dibanding pengguna dewasa. Berdasarkan jenis kelamin, pengguna wanita memiliki ketertarikan sedikit lebih tinggi dibanding pengguna pria.
Selain itu, 80% mengaku sangat ingin membantu siswa-siswi kurang mampu maupun yatim/piatu yang membutuhkan biaya untuk pendidikan termasuk biaya buku, baju seragam dan keperluan belajar lainnya. Hal ini menjadi landasan mengapa ShopBack memilih untuk membantu siswa-siswi Rumah Belajar YCAB dalam gerakan sosial #BerbagiKebaikanCashback.
Berikut 3 fakta menarik lainnya yang dapat dilihat dari hasil survey ini:
1.Pengguna dengan senang hati akan mempromosikan e-commerce yang memiliki value dan peduli terhadap isu sosial
2.Pengguna sering menyisihkan sejumlah uang secara rutin setiap bulan untuk berdonasi/beramal
3.Ketika mengikuti gerakan sosial, pengguna mengaku ingin tahu setiap progres yang terjadi dan berapa dana yang terkumpul
"Melalui gerakan sosial serta kolaborasi yang kuat dengan pengguna, ShopBack optimis dapat mengambil peran positif dalam industri e-commerce Indonesia dengan cara memberikan dampak positif bagi lingkungan, dimulai dari langkah kecil #BerbagiKebaikanCashback,” tambah Indra Yonathan.
ShopBack Online Revolution 11.11
Selain meluncurkan gerakan sosial #BerbagiKebaikanCashback, ShopBack juga menggelar promo pada Online Revolution Day 11 November mendatang.
Berbicara mengenai Online Revolution Day, Beberapa negara di dunia memiliki hari-hari khusus dimana konsumen dapat membeli barang ritel dengan diskon harga besar-besaran. Sebut saja Black Friday dan Cyber Monday di Amerika Serikat, dan Single’s Day di Cina.
Single’s Day di Cina dipopulerkan oleh perusahaan Alibaba sejak tahun 2009, memberikan konsumen kesempatan untuk berbelanja online dengan harga yang murah khususnya dalam menyambut Hari Nasional dan liburan Tahun Baru Cina.
Di Indonesia sendiri, ternyata 71% konsumen pernah dengar dan tahu tentang acara ritel online Single’s Day ini. Bahkan awareness tentang Single’s Day di kalangan konsumen Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Singapura (61%) dan Malaysia (69%) yang industri e-commerce nya sudah lebih dulu berkembang.
Berdasarkan hasil survey ShopBack, dari 71% konsumen yang mengetahui Single’s Day, 97% mengaku tertarik dan ingin berbelanja online pada kesempatan Single’s Day 11 November mendatang. Terdapat kecenderungan untuk meningkatkan anggaran belanja dibandingkan hari-hari biasa, dimana mayoritas peningkatan terjadi karena konsumen ingin menghabiskan lebih banyak anggaran untuk kategori produk yang biasa mereka beli secara online.
Pada Single’s Day, promo yang paling diminati dan diharapkan oleh konsumen adalah produk elektronik, sedangakan yang paling tidak diharapkan adalah promo untuk produk makanan. Konsumen memanfaatkan promo-promo pada Single’s Day untuk berhemat dalam membeli produk elektronik, sebab harganya cukup mahal dibanding produk-produk lain.
Untuk dapat berbelanja lebih cermat dan hemat dengan cara memperoleh cashback uang tunai dari ShopBack setiap kali berbelanja online di hampir lebih dari 110 merchant e-commerce, kunjungi www.shopback.co.id atau unduh aplikasi nya melalui https://www.shopback.co.id/aplikasi-mobile. Belanja cermat dan hemat? ShopBack-in Aja!. (Ur/Jn)
0 komentar: