MACCANEWS -- Kecanggihan teknologi War Room Pemerintah kota (Pemkot) Makassar menarik perhatian Deputi Bidang Informasi dan Data KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Hary Budiarto yang berkunjung ke War Room di lantai 10 Menara Balaikota, Kamis, (24/11/2016).
Deputi Hary tiba di Balaikota bersama Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, dan Kepala Inspektorat Makassar Zaenal Ibrahim dengan kendaraan terpisah. Di Balaikota telah menanti Plt Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Ismail Hajiali, Plt Kadis Perumahan Fatur Rahim, dan Kepala BPTPM (Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal) Taufik Rahman, serta Kasubag (Kepala Sub Bagian) Pengaduan Humas (Hubungan Masyarakat) Pemkot Makassar Nuri Tri Hambodo.
Satu jam lebih Wali Kota Danny mendampingi Deputi Hary di War Room. Orang nomor satu Makassar itu memaparkan informasi dan data yang dapat diakses melalui War Room diantaranya E - Tax (pajak hotel, rumah kost, rumah karaoke, cafe, rumah makan, dan travel), e - aspirasi, aplikasi sodarata, tracking mobil home care, call center 112, PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), BPTPM (Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal), sistem informasi rujukan rumah sakit terintegrasi (Wahidin Sudirohusodo, Labuang Baji, Awal Bros, Grestelina, RSU Daya, RSU Tenriawaru Bone, dan Puskesmas Pattingalloang).
"Saya tertarik dengan Home Care," kata Deputi Hary.
Menurutnya, layanan Home Care memudahkan warga Makassar mengakses layanan kesehatan berkualitas prima tanpa dipungut bayaran. "Mobil Home Care juga terpantau di War Room. Jadi pelayanan publiknya transparan dan akuntabel," puji Hary.
Diketahui, Home Care atau Dottoro ta adalah salah satu program unggulan Wali Kota Danny dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warganya. Program Home Care berhasil mengantarkan Makassar meraih penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik.
Saat ini, layanan Home Care telah terkoneksi dengan call center 112. Bagi warga Makassar yang ingin mendapatkan pelayanan Home Care dapat menghubungi call center 112 melalui hand phone ataupun telepon rumah.
"Layanan Home Care Makassar didesain dengan sistem telemedicine yang terkoneksi ke dokter ahli melalui jaringan internet yang dapat diakses menggunakan smart phone. Setiap unitnya dilengkapi dengan EKG atau pemeriksaan jantung, dan USG," beber Wali Kota Danny.
Ke depannya layanan Home Care akan dilengkapi dengan alat deteksi kanker payudara secara mobile atau diistilahkan mamografi. Layanan ini juga dapat diaksea secara gratis oleh warga Makassar. (in/Jn)
0 komentar: