MACCANEWS -- Kepala desa Allaere, Kecamatan Tanralili, Haris Melakukan pembinaan kepada generasi muda di kecamatan Tanralili dengan cara yang tidak biasa. Ia bersama beberapa tokoh masyarakat membuat sekolah bola atau biasa disebut Sekolah Sepak Bola (SSB).
Ia memprakarsai SSB ini untuk melakukan pencegahan dini terhadap generasi muda agar tidak terkontaminasi kedalam kegiatan-kegiatan negatif.
"Kita lihat hari ini di media, betapa anak-anak remaja kita banyak yang melakukan tindakan yang negatif, menjadi begal, mengkonsumsi miras dan obat-obatan dan berbagai kejahatan-kejahatan lainnya. Ini perlu kita hindari bersama, alhamdulillah setelah bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat kita sepakat untuk membuat sekolah bola yang kita lakukan secara swadaya" Ujar Haris yang juga merupakan sekertaris Apdesi Maros.
Usia anak-anak yang masuk dalam SSB ini cukup beragam, seperti pada kelompok umur, 10-14 tahun dan 15-17 tahun. SSB ini dinamai SSB Tanralili Sport dan baru dibentuk pada Kamis (06/10/2016) lalu, jadwal SSB ini juga dilakukan dua kali seminggu yakni Kamis dan Sabtu.
"Respon masyarakat luar biasa, pada saat pembukaan kemarin sudah ada sekitar 50 anak dan saat ini masih terus berdatangan. Nantinya akan ada seleksi, pelatih yang kita ambil juga profesional. Dan respon PSSI Maros juga sangat baik, kami sangat berterima kasih akan hal ini" Lanjut Haris, (12/10).
Haris berharap ini bisa terus berkembang dan bisa dilakukan juga oleh kecamatan-kecamatan lain. "Kita berharap kecamatan lain juga bisa melakukan ini sebagai upaya pencegahan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus ke hal negatif" Tutupnya.
Terpisah, Ketua PSSI Maros, Abd Asis mengatakan ia sangat mensupport sekolah bola yang telah diinisiasi oleh kepala desa Allaere. Ia bahkan menargetkan untuk membuat sekolah bola di semua Kecamatan.
"Kita sangat mensupport ini, dan yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk ikut membantu meningkatkan persepakbolaan di Maros, disisi lain generasi muda kita tentunya akan lebih terjaga dari hal yang negatif" Ujar Asis.
Sejauh ini lanjut Asis sudah ada 6 kecamatan yang memiliki SSB dan itu tidak terlepas dari peran PSSI sebagai leding sektor dan menjadi bagian dari pembinaan pesepakbola muda. "Sejauh ini sudah ada 6 kecamatan yang punya SSB yakni Bantimurung, Bontoa, Turikale, Marusu, Tanralili dan mandai" Tutupnya. (Aam/Jn)
0 komentar: