MACCANEWS -- Pemprov Sulsel mengusulkan kenaikan anggaran sebesar Rp 5 miliar dari Angaran Pendapatan dan Belanja Dasrah (APBD) Pokok 2016 dalam draft rancangan APBD Perubahan 2016.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel Agustinus Appang menjelaskan, minimnya kenaikan dalam usulan perubahan itu, karena memang di era sekarang, perencanaan APBD Pokok sudah harus maksimal. Sehingga tidak bisa secara tiba-tiba saat menganggarkan atau mengurangi porsi anggaran terlalu besar pada perubahan.
"APBD pokok itu sudah mendekati real potensi, sehingga dalam proses perubahan tidak terlalu besar program maupun anggaran yang diusulkan atau dikurangi," terang Agustinus, kemarin.
Agustinus juga mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang intens mempersiapkan draf melalui proses pembahasab yang dilakukan secara simultan.
"Sementara kami intens persiapkan. Sehingga mungkin tinggal penyerahan nanti. Intinya, semua data sudah kami siapkan," ungkapnya.
Dalam draf APBD Perubahan tersebut, kata dia, secara umum tidak banyak perubahan program yang diusulkan.
"Kenaikan juga tidak banyak, paling sekitar Rp 5 miliar lebih. Paling penyesuaian kalau ada perubahan dari pusat," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Abdul Haris juga menyamoaikan hal yang senada.
Haris mengatakan, usulan dalam draf APBD Perubahan tidak banyak yang berubah karena memang kondisi keuangan nasional yang sedang seret.
"Yang jelas ada kenaikan, tetapi sangat sedikit. Apalagi yang banyak berubah dari dana transfer pusat. Ini pasti berimbas pada provinsi. Di awal juga kan sudah dilakukan pemotongan DAK sekitar Rp 30 miliar lebih," paparnya.
Harus juga mengaku, tidak ada program fisik tambahan dalam draft tersebut. Yang ada hanya lanjutan dan program yang sifatnya mendasar.
Dalam waktu dekat, draft RAPBD Perubahan tersebut akan segera diserahkan ke DPRD.
"Sudah kita siapkan. Nanti setelah kita laporkan ke Pak Gubernur, akan segera kita serahkan ke DPRD," ujarnya. (Fo/Jn)
0 komentar: