Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun diyakini mampu memutus mata rantai penyebaran virus corona. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar berinisiatif menyediakan wastafel umum di beberapa lokasi di Makassar.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Dinas PU Makassar, Hamka Darwis menyebut ketersediaan wastafel portabel ini untuk mengajak warga Makassar agar saling menjaga melalui budaya hidup bersih dan sehat sekaligus menahan laju penyebaran virus corona.
Sekira ada 20 unit wastafel yang dibuat di Bengkel Metro Dinas PU Makassar dan belasan di antaranya sudah di tempatkan di lokasi-lokasi yang dianggap strategis.
“Data yang kami terima baru 15 titik yang telah ditempatkan wastafel ini. Lima unit lainnya masih menyusul,” ungkap Hamka Darwis, Rabu (7/4/2020).
Adapun lokasi penempatan seperti Rujab Walikota, Jalan Sungai Saddang, Lapangan Hasanudin, Dermaga Kayu Bangkoa, depan Masjid Tua Jln. Somba Opu, Taman Macan, depan Sentosa Jln Penghibur, Kejati, TPI Rajawali, Pasar Hertasning, Jln. Metro Tanjung Bunga, Jln. Boulevard, depan Pelabuhan, Pasar Buakana dan Posko Penanganan Covid-19 Makassar.
Hamka Darwis menyebut staf Dinas PU Makassar bakal mengontrol ketersediaan air setiap wastafel. Untuk airnya dikoordinasikan dengan PDAM Makassar.
Dia meminta kepada lurah dan masyarakat yang berada di lokasi penempatan agar turut bekerja sama dalam memantau wastafel portabel ini agar pemanfaatannya bisa dalam jangka waktu lama.
“Harapan kita semua tentu agar wastafel ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga, dirawat agar betul-betul menekan penyebaran Covid-19, ” kata dia.
Aksi Dinas PU Makassar ini menuai pujian dari warga, salah satunya Sadli warga Kelurahan Buakana. Dia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dinas PU Makassar yang telah peduli kepda warga Buakana.
0 komentar: