Dana Insentif Tak Merata, RT RW Mengadu Ke DPRD Makassar

Dana insentif yang diterima ketua RT dan RW di sejumlah Kecamatan di Makassar yang dinilai tidak merata, membuat Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, DPRD Kota Makassar menggelar rapat bersama Camat dan Lurah se-Kota Makassar, di Ruang Banggar DPRD Kota Makassar, Jalan AP. Petta Rani, Kamis (16/1).

Dalam rapat tersebut, sejumlah RT/RW di Makassar menyampaikan keluhan terkait dana insentif yang diterima. Salah satunya Andi Muhammad Ansar, Ketua RT 01/RW 01 Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini.

Menurutnya, gaji yang diterima sebesar Rp733 ribu, sangatlah tidak rasional, seharusnya kata dia, honor yang diterima sebesar Rp1 juta.

Lebih jauh ia menjelaskan gaji yang diterima dari lurah sebelumnya aman-aman saja, namun ketika lurah yang saat ini menjabat kembali, gaji insentif yang diterima menjadi Rp733 Ribu.

“Masa kau kasi saya 733 ribu per tiga bulan, itu tidak masuk di akal. Minta tolong ini, gara-gara ini saya menyurat, Pak,” kata dia.

“Ituji memang saya mau tanya, sampai saya mau bilang sama dia (Lurah Banta-Bantaeng), kalau kau punya urusan pribadi sama saya, assibakjiki,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan 9 indikator yang harus dipenuhi oleh seluruh RT/RW, telah dilaksanakannya dengan baik.

Hal tersebut termuat dalam Peraturan Walikota Makassar (Perwali) Nomor 3 Tahun 2016, tentang indikator Penilaian kinerja Ketua RT (Rukun Tetangga) dan Ketua RW (Rukun Warga) Kota Makassar.

Adapun 9 kriteria tersebut ialah lorong garden (Longgar), Makassarta Tidak Rantasa (MTR), Bank sampah, retribusi sampah, PBB(Pajak Bumi dan Bangunan), Sombere’, Smart Card, Administrasi RT/RW, dan Control Sosial Activity.

“Bagaimana kau bilang saya tidak memenuhi kriteria, nah dalam pembukuan saya yang terbaik di RT RW, pertama. Kedua, kalau saya dituduh saya tidak bayar iuran sampah, bagaimana saya mau bayar iuran sampah sama kelurahanku sedangkan ketika saya tanya dalam coba kau tanya saya, siapa petugas sampah Keluarahan Banta-Bantaeng yang back up sampah di wilayahku, dia tidak bisa jawab karena memang tidak ada,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Iqbal, Ketua RT 04/RW 02, Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini.

Dirinya meminta Perwali yang memuat tentang 9 indikator insentif RT RW agar dihapus, sebab salah satu indikator yaitu Pajak Bumi Bangunan (PBB) tidak dapat dipenuhi oleh sejumlah RT/RW.

“Karena perwali itu 9 indikator tidak bisa orang RT RW bisa penuhi,” kata Iqbal.

Tags:

0 komentar:

Ragam

  • Mantan Walikota Parepare  dan  DPD PEKAT IB Tabur Bunga di Pelabuhan Nusantara
    17.08.2016 - 0 Comments
    H. Syamsu Alam Walikota Periode 2014 dan pengurus PEKAT IB saat menabur Bunga Didermaga pelabuhan Nusantara…
  • PENANDATANGAN MOU PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH
    28.11.2018 - 0 Comments
    MACCANEWS -  Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si di Dampingi Ketua TP-PKK Kab. Baru drg. Hj. Hasnah Syam,…
  • Milad KAHMI 53 Tahun, Iqbal Harap Kekompakan Terjaga
    25.09.2019 - 0 Comments
    Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengharapkan di milad ke 53 tahun KAHMI tetap mampu menjaga kekompakan. Harapan…
  • Perayaan HUT TNI ke 71 Secara Sederhana di Selayar
    05.10.2016 - 0 Comments
    MACCANEWS -- Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 71, di Kabupaten Kepulauan Selayar, dilaksanakan secara sederhana,…
  •  DPRD Makassar Siap Dukung Rumah Anak
    10.10.2017 - 0 Comments
    MACCANews --- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, semakin massifkan program Sekelah…
  • Cemarkan Nama Baik MSH, Awaluddin Bakal Dilapor Polisi
    15.02.2017 - 0 Comments
    MACCANEWS - Ketua I Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulsel, Ahmad…
  • UPRI Makassar Gelar Ngobrol, Membaca dan Musikalisasi Puisi WS RENDRA
    18.11.2016 - 0 Comments
    MACCANEWS -- Universitas Pejuang R.I Makassar, Sabtu, (19/11/2016) bertempat di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu…
  • Pengajian Lorong di Kelurahan Gaddong Juga Sebagai Ajang Sosialisasi Program Pemerintah
    31.08.2018 - 0 Comments
    MACCANEWS - Pemerintah Kelurahan Gaddong Kecamatan Bontoala kembali menggelar kegiatan Pengajian Lorong. Kali ini…
  • Puskesmas Malaka akan Miliki UGD
    30.10.2016 - 0 Comments
    MACCANEWS -- Sebagai uppaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, berbagai upaya dilakukan…
  • Begini Cara Kapolda Hibur Personil Kodim Sinjai
    19.10.2016 - 0 Comments
    MACCANEWS -- Puluhan Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 1424 Sinjai bersama Ibu-ibu Persit mendapat hiburan…
  • Pilkada Damai, Panwas Kec. Tamalanrea Sisir Spanduk Yang Masih Terpajang
    30.08.2018 - 0 Comments
    MACCANEWS -  Memasuki masa tenang tiga hari pemilihan Gubernur/Wakil gubernur Sul-Sel dan pemilihan…
  • AS Oedin: Fee 15 Persen Hanya Pengalihan Isu dan Pembodohan Sang Penguasa
    08.12.2016 - 0 Comments
    MACCANEWS - Kurang Lebih Rp350 M anggaran yang diperuntukkan Infrastruktur (proyek) di kota Parepare,  Rp20…
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.