Warga Kota Makassar diimbau untuk tidak panik atas adanya isu kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg di pasaran. Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar di 37 agen resmi PT Pertamina, tidak ditemukan adanya kelangkaan seperti isu yang ramai di publik.
Pihak agen mengaku stok tabung gas elpiji bersubsidi yang diberikan oleh PT Pertamina setiap harinya masih aman. Bahkan kadang ditambah hingga 100 persen.
"Kita ada lima tim turun ke 37 agen resmi dan hasilnya stok mereka masih aman dan rata-rata agen mengaku tidak ada kelangkaan, yang ada hanya panik buying," kata Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disdag Kota Makassar, Ikhsan, saat ditemui disela-sela sidak, Rabu (8/8/2019).
Melihat kondisi di lapangan, Ikhsan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar membeli tabung gas bersubsidi ini di pangkalan atau agen resmi PT Pertamina. Sebab, kata dia pengawasan penjualan gas elpiji 3 kg putus sampai di pangkalan. Sehingga pihaknya tidak bisa menjamin ketersediaan stok di toko-toko klontong.
"Kalau dilihat sampai Idul Adha, stok masih aman, kita juga imbau masyarakat agar tidak membeli gas elpiji 3 kg di tojo klontong tapi di pangkalan atau paling tidak di agen resmi," imbaunya.
Sementara itu, Nirwan selaku salah satu agen penjualan mengaku sejauh ini ketersediaan stok tabung gas elpiji 3 kg masih aman. Bahkan dia mengaku mendapatkan tambahan stok hingga dua kali lipat dari pihak pertamina belum lama ini.
"Stok kita disini aman, bahkan Minggu kemarin kita dapat tambahan sampai 1680 tabung, dan dalam waktu dekat ini akan ditambah lagi sampai 500 tabung," ujarnya
Kata dia, tabung gas elpiji 3 kg yang didistribusikan PT Pertamina setiap harinya langsung disalurkan ke seluruh pangkalan yang ada diwilayahnya.
"Itu langsung kita distribusikan ke seluruh pangkalan, khusus agen kita itu ada 30 pangkalan dan maksimal 150 tabung per pangkalan," tuturnya.
Meski begitu, dia juga mengaku menerima pembelian dari masyarakat umum. Syaratnya, dengan memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP) untuk satu tabung gas 3 kg dengan harga Rp15.500 per tabungnya.
0 komentar: