Kadis Kominfo: Smart City membutuhkan Smart People

MACCANEWS - Kepala Dinas Kominikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismail Hadjiali mengungkapkan bahwa pihaknya berusaha untuk menghadirkan kualitas internet yang terbaik dan tercepat.

Menurutnya, Kota Makassar sebagai Smart City tidak lengkap jika tidak dibarengi dengan Smart People atau masyarakat yang cerdas pula.

“Jangan pernah bermimpi untuk menciptakan kota cerdas, kalau manusianya tidak cerdas,” ucap Ismail Hadjiali. Meskipun hampir seluruh ruang kehidupan waktu manusia diisi oleh teknologi namun teknologi juga harus ramah terhadap kearifan lokal.

“Teknologi juga harus ramah terhadap kearifan lokal. Makanya kita usung Makassar, Sombere’ and Smart City,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat sebagai manusia informasi di era digital, melalui sosial media beraktifitas lebih banyak dibanding dunia nyata, baik untuk berkomunikasi maupun berbisnis. “Sosial media bahkan berkembang sebagai ruang untuk mengembangkan usaha bagi masyarakat,” ucapnya. 

Ismail Hadjiali juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar mengetahui dan memahami batasan dalam menggunakan teknologi ataupun media sosial.

“Tentu tetap harus memperhatikan batasan, selain memperhatikan kearifan lokal dan norma yang ada di Makassar. Apalagi regulasi sudah dibuat oleh pemerintah. Sudah banyak yang dipidanakan akibat tidak mengikuti rambu-rambu di media sosial,” linjut Ismail.

Di media sosial sendiri banyak bertebaran berita Hoax dan juga Hate Speech (ujaran kebencian), “Belum lagi konten bermuatan pornografi, SARA, dan gangguan yang merusak integritas bangsa,” ucapnya.

Terakhir Ia juga menyinggung terkait registrasi kartu prabayar yang batas waktunya akan segera berakhir.

“Tanggal 1 Mei kan sudah berakhir, jadi mari kita manfaatkan waktu yang tinggal beberapa hari lagi. Tujuannya kan baik, memberikan keamanan kepada pengguna kartu dan juga kenyamanan kepada para pengguna media sosial,” pungkasnya.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh pegawai lingkup pemerintah kota Makassar dan wartawan, dan diharapkan bisa sekaligus sebagai ajang kampanye literasi di sosial media.

Tags:

0 komentar:

Ragam

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.