MACCANEWS--Untuk kelancaran dan ketertiban calon pengguna jasa, angkutan umum Komersil Perum Damri yang beroperasi di Kabupaten Kepulauan Selayar, rute Kota Benteng – Bandara, maka Dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Selayar, meminta agar dibuatkan tempat persinggahan permanen ditempat yang telah ditentukan, sekalipun bukan kategori Halte akan tetapi lebih tepat “Pos Singgah Oto Bus”.
Hal ini disampaikannya dalam pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Andi Basok bersama pihak Perum Damri yang dihadiri langsung General Manager (GM) Perum Damri Ilyas Haryanto didampingi Manager Keuangan dan Humas Perum Damri, Abd Rahman Ule, juga dihadiri Sekretaris Dishub, Abd Wahab, Kabag Kominfo dan PDE Setda, Gunawan Redha, serta Sudirman dan Andi Askar, di Ruang kerja Kadishub, Senin (17/4).
Harapan Kadishub, Andi Basok, untuk sementara memang tidak diberikan penamaan halte, akan tetapi Tempat Persinggahan Oto Bus, berarti bisa bersifat umum untuk angkutan pedesaan.
GM Perum Damri, Ilyas Haryanto dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pihak Damri mendatangkan armadanya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kepulauan Selayar, khususnya rute Damri Perintis yang melayani Benteng Pamatata dan Pamatata Benteng serta rute satu unit Damri untuk Komersial Benteng Bandara.
Dikatakan bahwa rute komersil Bandara benteng dan sebaliknya, pihak Bandara sangat respek dengan diturunkannya satu unit armada, yang dinilai dengan pelayanan tersebut, rute ke Bandara H. Aroeppala akan lebih terbuka aksesnya.
Bukan sampai disitu saja, bagi Perum Damri untuk membuka pelayanan angkutan darat yang lebih maksimal, pihaknya selama potensi calon konsumen sebagai pengguna jasa semakin meningkat tidak tertutup kemungkinan akan membuka rute Benteng Pattumbukang dan sebaliknya, hanya saja akan dilayani dengan Damri komersil bukan lagi Damri perintis.
Sementara itu Kepala seksi Transportasi Andi Askar, dalam pertemuan tersebut juga melaporkan bahwa rencana rute Damri untuk pelayanan akses kota benteng ke bandara akan ditetapkan rute, mulai berangkat dari Terminal Bonea, rencana pukul 08. 00 Wita, melalui Jalan Pahlawan, Jalan Jend. Sudirman belok di Patung Jeruk sampai Jalan Sukarno Hatta, Plaza Marina belok ke Jalan RE. Marta Dinata, belok kanan poros pintu masuk pelabuhan Rauf Rahman, sebaliknya belok arah Plaza Marina, Jalan Sukarno Hatta kembali terus ke APMS Buah Buah, kekanan jalan Jenderal Sudirman, sampai belokan kekiri di jalan Tugu Patung Jeruk, selanjutnya melalui kantor Kejari sampai Patung Pahlawan di depan Mini Market Surya Jaya, kekanan depan kantor Lingkungan Hidup, terus belok kiri sampai depan kantor Dinas Pertanian, menuju depan kantor Kelurahan Benteng Selatan, selanjutnya akan singgah 1 – 2 menit sebelum langsung menuju Bandara H. Aroeppala yang diperkirakan sekitar pukul 09, 00 wita, dengan biaya Tiga Puluh Ribu saat berangkat begitu pula sebaliknya Bandara H. Aroeppala juga tetap Tiga Puluh Ribu rupiah. (DAE)
0 komentar: