Bantuan diserahkan langsung Kepala Pelaksana BPBD, dr Muhammad Rusly didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Maharuddin dan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstrusi, Harun Kamma’sulo.
Menurut dr Muhammad Rusly, kebakaran yang terjadi Rabu (22/03) sekitar pukul 13.00 WITA mengakibatkan delapan rumah ludes si jago merah.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terbakar dan dampak dari kebakaran itu” katanya.
Dalam kebakaran itu, api sangat cepat menjalar, kemudian membakar rumah-rumah semi permanem yang terbuat dari kayu disekitarnya
“Ada delapan unit rumah yang terbakar yang dihuni 10 kepala keluarga dengan korban 38 orang termasuk empat balita,” kata mantan Direktur RSUD Daya ini.
Lanjut dia, sebelumnya Rabu (22/03), BPBD sudah menyalurkan bantuan logistik berupa tenda, sarung, selimut, family kit dan baby kit kepada korban kebakaran.
Sementara itu, menurut Maharuddin mengatakan, kebakaran tidak hanya menghanguskan rumah sejumlah warga namun juga beberapa barang milik korban yang gagal diselamatkan seperti motor, mobil dan dua becak.
“Delapan rumah yang terbakar terdiri dari dua unit rumah permanen dan enam lainnya merupakan rumah semi permanen atau dikontrakkan,” kata Kabid Kedarutan dan Logistik BPBD.
Dia merincikan, korban masing-masing atas nama Basri yang di tempati oleh 4 orang, rumah Daeng Saing (ditempati 2 orang), rumah Usman (ditempati 4 orang). rumah santi (ditempati 4 orang), Rumah Condeng yang ditempati empat 4 orang.
“Rumah Sanne yang ditempati 6 orang, rumah Eni yang ditempati 3 orang, rumah Haeruddin yang ditempati 5 orang, rumah Ardi yang ditempati dua orang serta rumah Majja yang ditempati 8 orang,” ungkapnya.
Maharuddin menambahkan, akibat kebakaran tersebut, satu orang korban mengalami luka bakar ringan. Dia menerobos api karena hendak hendak menyelamatkan anaknya yang terjebak api didalam rumahnya.
“Korban Haeruddin (43) mengalami luka bakar di telapak kaki, tangan dan pergelangan tangan, beruntung anaknya tidak mengalami luka serius,” katanya.
0 komentar: