Mantap!!! Untuk Kesekian Kalinya Bulukumba Dapat Penghargaan WTP

MACCANEWS - Untuk kesekian kalinya Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPB) memberikan penghargaan kepada Kabupaten Bulukumba atas keberhasilannya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2015 atas laporan keuangan pemerintah.

Piagam Penghargaan tersebut diterima Bupati Bulukumba A. M. Sukri A. Sappewali dari  Kepala Kantor Wilayah DJPB Provinsi Sulawesi Selatan, Alfiker Siringoringo. Penyerahan berlangsung saat dilaksanakan Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berbasis akrual menuju WTP Tahun 2016. Rapat dilaksanakan di Gedung Keuangan Negara (GKN) Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (20/12/2016).

Selain Bulukumba  kabupaten lainna yang menerima penghargaan yang sama adalah 17 pemerintah kabupaten/kota lainnya, diantaranya Makassar, Gowa, Parepare, Bone, Palopo, Soppeng, dan Luwu Timur.

Kepala Kantor wilayah DJPB Prov. Sulsel ketika memberikan sambutan memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan 17 daerah yang berhasil meraih opini WTP dari BPK.

"Di Sulawesi Selatan 17 dari 25 pemerintah daerah berhasil memperoleh opini WTP. Tahun sebelumnya hanya 10 daerah. Kemajuan positif bisa terlihat dalam pencapaian ini, apalagi saat LKPD tahun 2015 merupakan tahun pertama laporan berbasis akrual. Sebagaimana diketahui opini yang diberikan BPK merupakan barometer pengelolaan keuangan daerah," ujar Alfiker dalam sambutannya.

Menurut Alfiker, Laporan keuangan berbasis akrual merupakan level tertinggi. Katanya sistem laporan yang kita gunakan saat ini merupakan sistem laporan paling advance. Bahkan belum banyak negara di dunia yang menggunakan laporan keuangan berbasis akrual.

Bupati Bulukumba A.M. Sukri A. Sappewali, dihubungi mengatakan penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi jajaran pemerintah kabupaten untuk terus meningkatkan kinerja di bidang pengelolaan keuangan daerah, sehingga dirinya tetap optimis dapat mempertahankan Opini WTP atas laporan keuangan daerah tahun depan. (as/yus)

Tags:

0 komentar:

Ragam

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.