Pemkab Sinjai Gelar Rakor Menjelang Ramadhan


MACCANEWS, SINJAI -- Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Bagian Ekonomi Setda Kab Sinjai menggelar rapat koordinasi yang membahas terkait Bidang Ekonomi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, H Taiyeb A Mappasere, di gelar di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (30/5).

Kegiatan rapat tersebut membahas tentang harga kebutuhan pokok menjelang bulan ramadhan serta masalah pupuk. Saat rapat pembahasan pupuk tersebut terungkap, ada satu Kecamatan di Kabupaten Sinjai yang kekurangan Pupuk disebabkan karena pupuk di wilayah tersebut keluar kecamatan yakni Kecamatan Sinjai Timur.

H.Taiyeb A Mappasere yang memimpin menegaskan kepada Distributor Pupuk agar mengecek pengecernya khususnya di Kecamatan Sinjai Timur yang menjual ke luar wilayah luar dari wilayah tersebut.

" Kita tidak ingin ada pupuk lari kemana-mana makanya saya minta kepada Distributor tolong dicek pengecernya yang nakal, karena yang terjadi nantinya di Sinjai Timur yang kekurangan pupuk padahal jika sesuai luas lahan itu cukup, tapi karena ada yang keluar makanya satu kecamatan selalu ada yang tidak cukup," ujarnya.

Taiyeb mengatakan dengan adanya kejadian ini, tidak perlu dulu membicarakan persoalan kuota pupuk, karena jika sesuai aturan pasti kuota terpenuhi.

" Kalau pendistribusian pupuk di Kabupaten Sinjai berjalan sesuai dengan aturan maka kami jamin persediaan pupuk untuk petani di Sinjai pada musim tanam kali kuotanya terpenuhi," pungkasnya.

"Selain itu, saya masih dengar ada penjualan sistem paket pupuk NPK Pelangi makanya kita akan agendakan untuk memanggil Distributor yang mengharuskan sistem paket tersebut "Ini sudah kita hilangkan, kenapa masih ada, makanya ini perlu dibicarakan lebih lanjut karena rata-rata petani kita tidak butuh, ini distributor yang mengharuskan paket tersebut akan kami panggil, kalau bisa hari Kamis ini,"ujarnya

Khusus untuk harga daging, sesuai instruksi Presiden sebelum ramadhan harga daging harus Rp 80 ribu, sehingga jika masih diatasnya maka ini perlu di laporkan.

Sementara itu, terkait, harga Daging yang masih mencapai Harga Rp 100 ribu per Kg,  Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh Aminuddin mengatakan masih tingginya harga Daging  di Kabupaten Sinjai karena kita kekurangan stok.

"Daging kurang karena  betina produktif tidak boleh dipotong, yang bisa dipotong adalah yang jantan tapi harga Sapi Jantan itu mahal, makanya daging mahal di pasaran,"pungkasnya

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para Kepala SKPD, Pengawas Pertanian,  Para distributor Pupuk dan Sejumlah Kepala Desa se Kabupaten Sinjai. (R17/JN)

Tags:

0 komentar:

Ragam

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.