MACCANEWS - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, menyebutkan jika angka kemiskinan di Kota Makassar secara signifikan mengalami penurunan dari tahun ke tahun dibandingkan daerah lain.
Menurutnya, angka kemiskinan itu menurun bukan hanya disebabkan karena aparat pemerintah yang luar biasa bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat tetapi juga karena partisipasi semua lapisan masyarakat terutama sekali auditor sosial yang telah mengambil peran dalam proses pembangunan di Kota Makassar sehingga menyebabkan angka kemiskinan di Makassar bisa menurun.
“Bisa kita lihat dari semua kota metropolitan yang ada di Indonesia Makassar mempunyai angka kemiskinan hanya 34,36 persen, dan itu hanya dikalahkan oleh Jakarta barat, utara dan selatan,” kata Deng Ical, saat membuka workshop Audit Sosial Kota Makassar Tahun 2018, di Hotel Phinis Travellers Makassar, Jl Lamadukelleng Buntu, Senin (26/3/2018).
Meski begitu, kata dia, pemkot Makassar masih tetap melakukan berbagai upaya dalam mengurai tingkat kemiskinan di Kota Makassar, salah satunya dengan membuat beberapa inovasi yang terinsipirasi dari teman-teman NGO, YKPM dan beberapa tim pendamping lainnya.
“Dari beberapa masukan yang ada terbentuk satu inovasi yang berbasis data yakni informasi kepedulian masyarakat miskin berbasis elektronik data,” katanya.
Lebih jauh, dengan adanya sistem tersebut membuat pendataan masyarakat miskin gampang terdeteksi. Bahkan orang yang juga berpura pura miskin bisa terdeteksi.
“Orang yang merasa miskin datang ke kelurahan mendaftar dan orang yang pura-pura miskin juga boleh datang tapi pasti akan tertolak karena sudah ada datanya tersimpan,” jelasnya. (*)
0 komentar: