MACCANEWS -- Wakil Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) Lukman Sardi mengecam prilaku oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai yang dinilai tidak profesional dan beretika dalam menjalankan tugas menghadapi wartawan.
Lukman menilai bahwa tidak sepantasnya seorang pelayan publik dalam melayani jurnalis saat wawancara mencak-mencak serta menunjuk wartawan pada saat dikonfirmasi, seolah-olah ada yang disembunyikan.
"Seharusnya mereka memberikan keterangan dengan jelas dan santun saat dikonfirmasi, bukannya malah seperti orang kebakaran jenggot yang memberikan keterangan dengan cara membentak dan menunjuk-nunjuk wartawan yang sedang meliput," tegasnya.
Lebih lanjut, Lukman meminta Sabirin Yahya, Bupati Sinjai agar dapat mengevaluasi manajemen, serta Oknum yang terkesan arogan terhadap jurnalis yang hendak wawancara dalam hal ini dr Emmy.
Sementara itu, Wakil Sekretaris JPS, Dhidink mendesak agar dr Emmy meminta maaf secara terbuka terhadap Wartawan yang ada di Sinjai.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, H. Taiyeb A Mappasere mengatakan, bahwa jika memang begitu seharusnya dia (dr Emmy-red) tidak boleh seperti itu, karena sebagai pelayan publik seharusnya dia melayani dengan santun.
"Oh iya, saya juga baru tau itu ndi, kalau memang ada yang begitu, seharusnya dia memberikan keterangan dengan baik dan santun," tuturnya.
Sebelumnya, Azran Achyl seorang wartawan media harian mendatangi RSUD Sinjai untuk mengkonfirmasi terkait adanya pengaduan masyarakat bahwa Rumah Sakit bukannya mengedepankan pelayanan kesehatan, tetapi justeru mengedepankan pengurusan administrasi, namun bukannya mendapat respon dengan baik dan jelas, justeru wartawan tersebut mendapat perlakuan yang tidak pantas. (R17/Jn)
0 komentar: