Minim Ruangan, SD 213 Lapongkoda Belajar Bergantian

Ilustrasi


MACCANEWS - SD 213 Lapongkoda masih kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB) sesuai perkembangan jumlah rombongan belajar yang kini tercatat 23 kelas, sementara ruangan belajar hanya 15 kelas.

"Saat ini kami baru memiliki 15 ruang belajar sementara jumlah rombongan belajar ada sebanyak 23 kelas, terpaksa disiasati dengan membagi jam belajar. Kami kini masih kekurangan ruangan untuk belajar," kata Kepala Sekolah SD 213 Lapongkoda Indo Bengnga di Sengkang Senin (18/7).

Dia menjelaskan, pihak sekolah terpaksa menerapkan proses belajar secara bergantian pagi-sore karena kekurangan kelas.

"Jadi, anak-anak di sekolah ini terpaksa dibagi dua, pagi dan sore. Hal ini dilakukan karena kami kekurangan RKB dan jam belajar dibagi dua shif pagi dan siang," jelasnya.

Untuk mengatasi kekurangan kelas tersebut, tambah Indo Bengnga, pihaknya sudah mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo sebagai upaya penambahan ruang kelas baru.

"Tahun ini saja jumlah siswa yang mendaftar di SD 213 Lapongkoda sebanyak 300 orang lebih dan yang kami terima hanya 96 orang sesuai daya tampung di tiga kelas," jelasnya.

Dia menambahkan, jika tahun depan SD Lapongkoda belum juga memiliki ruang kelas baru, itu berarti jumlah siswa yang diterima di sekolah ini tetap tidak bisa bertambah.

Tahun ajaran baru mendatang SD 213 hanya bisa menerima siswa untuk dua kelas karena terbatasnya ruang belajar sementara minat masyarakat menyekolahkan anaknya di SD 213 Lapongkoda ini sangat tinggi.

"Oleh karena itu, saya berharap Pemerintah Kabupaten Wajo harus segera menambah ruang kelas baru tahun depan. Kami membutuhkan 8 ruang kelas baru lagi," ujarnya. (R14/JN)‎

0 komentar:

Ragam

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.