MACCANEWS -- "Dimana ada gula disitu ada semut" kata tersebut mungkin
pas menggambarkan bagaimana antusiasnya masyarakat mengunjungi pusat
Perbelanjaan Mall Panakukang, sementara volume kendaraan lebih besar ketimbang postur jalan sehingga memicu kesemrautan lalu lintas selama ini.
Akan tetapi, Plaza Panakukang
tak tinggal diam dengan ketimpangan tersebut. Kini, konsep baru parkir
modern yang disebut Temporary Parkir segera diterapkan demi mengurai
macet di wilayah tersebut. Dalam waktu dekat, konstruksi pembangunan
akan berjalan. Jika tak ada aral melintang, tahun ini Temporary Parkir
sudah bisa dinimakti warga, baik untuk kendaraan roda maupun roda empat.
Melihat
dari desain dan volume bangunan, Temporary Parkir diyakini bisa menjadi
solusi, baik itu kendaraan yang selama ini terkonsentrasi di Jalan
Pengayoman, Adiyaksa Baru, terlebih di Jalan Boulevard. Pasalnya
Temporary Parkir ini akan dirancang 7 lantai dengan luasan, 10.00-7.00
meter GSP, dan 6.00-7.00 meter GSB.
"Tentu ini (Temporary Parkir) akan mengakomodasi semua kendaraan yang ada di sekitar Mall. Jadi masalah parkir di bahu jalan, parkir liar di sekitar Mall
yang menjadi biang macet, bisa terjawab ketika Temporary Parkir
beroperasi, ini bukti tanggung jawab kita untuk mengatasi masalah macet
di sekita Mall Panakukang," ujar Manajer Kemitraan dan Komunikasi Mall Panakukang, Wahyuddin, belum lama ini.
Menurut
Wahyuddin, pihaknya sangat mengerti dengan keluhan masyarakat selama
ini. Untuk itu, dengan formulasi yang ada yakni pembangunan Temporary
Parkir didalam kawasan Mall, diharapkan bisa
menjadi solusi macet. "Jika sudah ada Temporary Parkir maka seyogianya
tak ada parkir liar dan parkir di bahu jalan, kita juga sangat berharap
pemerintah kota membuat regulasi penataan larangan parkir di bahu
jalan," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Tata
Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar, Ahmad Kafrawi, mengemukakan,
akan segera menindaklanjuti itikad baik dari Mall Panakukang
tersebut. Menurutnya, dengan Temporary Parkir ini, seluruh stakeholder,
baik itu dinas perhubungan, pariwisata, satpol-pp dan perusda parkir
harus memgambil andil dalam penataan kawasan lalin di Panakukang.
"Ini harus kita tangkap, makanya DTRB sangat kooperatif membantu Mall Panakukang mempercepat izin pembangunan Temporary Parkir tersebut. Setelah sekian lama masyarakat mengeluh, kini Mall
Pakukang memberikan alternatif terbaik dengan pembagunan Parkir 7
lantai tersebut, dan ke depan kita akan berkoordinasi ke lintas SKPD
untuk mensosialisasikan Temporary Parkir ini," kuncinya. (nas)
0 komentar: